Tampilkan postingan dengan label plantea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label plantea. Tampilkan semua postingan

Sedikit tentang Konifer

Konifer adalah tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) yang biasanya berupa pohon hijau abadi (evergreen) dengan daun berbentuk jarum atau sisik berlapis lilin agar tak kehilangan air dan menghasilkan biji dalam runjung (cone) kerucut. Bentuk pohon kerucut untuk menggelincirkan salju. Dominan di hutan taiga/boreal di belahan bumi utara.  
Sedangkan pohon desidu (deciduous tree) adalah tumbuhan yang menggugurkan daunnya pada musim tertentu, misalnya musim gugur atau musim kemarau di daerah tropis.  
Kata “conifer” berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata conus (kerucut) dan ferre (membawa/menghasilkan). Jadi secara harfiah, “conifer” berarti “pembawa runjung/kerucut” atau “tumbuhan yang menghasilkan runjung/kerucut.”

Hutan taiga/boreal

Ada pengecualian unik: Larch (Larix spp.) adalah konifer tetapi bersifat desidu, artinya jarumnya gugur di musim dingin dan tidak semua pohon cemara adalah konifer karena banyak pohon cemara tidak bereproduksi melalui runjung kerucut berbiji.

Ciri tumbuhan konifer :
Ada banyak jenis konifer yang memiliki beberapa ciri umum.
1. Rujung (cone) : Semua konifer memiliki runjung (cone). Polong berbiji ini adalah alat reproduksi atau perkembangbiakan konifer. Runjung khas dari konifer adalah kayu dan ringan, tetapi beberapa konifer membuat runjung berdaging, seperti pada pohon yew.
2. Berdaun Jarum: Banyak konifer memiliki dedaunan yang seperti jarum atau berduri, khususnya konifer hijau.Daun-daun tumbuhan jenis konifer juga mempunyai lapisan lilin yang membuatnya mampu bertahan dalam suhu ekstrem sehingga tidak mudah patah ketika tertutup salju.
3. Bentuk segitiga: Ukuran dan bentuk konifer sangat bervariasi, mulai dari kayu merah raksasa (Red Wood) yang menjadi pohon terbesar di dunia hingga pohon juniper berukuran sedang. Adapun bentuknya, beberapa konifer tumbuh dalam segitiga berbentuk pohon Natal tradisional, sementara yang lain tumbuh rendah dan rata dengan tanah.


11 Jenis Konifer
Ada ratusan spesies konifer alami yang dapat ditemukan di seluruh dunia, tumbuh di iklim yang berbeda. Berikut adalah beberapa pohon konifer yang paling umum di dunia
1. Pinus: Pohon pinus adalah salah satu konifer yang paling dikenal di dunia, karena inilah yang paling sering ditemukan sebagai pohon Natal. Keluarga pinus (pinaceae) adalah keluarga konifer terbesar dan pohon Pinus mercusii adalah genus terbesar dalam keluarga pinus. Pinus adalah konifer hijau dengan dedaunan berduri hijau dan kerucut yang tumbuh di ujung cabang. 

Contoh : Pinus mercusii

2. Cemara: Pohon cemara (Sipres atau Cupressus) adalah konifer yang selalu hijau dengan dedaunan hijau cerah yang tumbuh secara vertikal dalam bentuk tipis seperti puncak menara. Ada beberapa spesies cemara yang tumbuh lebih menyukai iklim hangat. Pohon cemara botak adalah contoh konifer yang tidak selalu hijau, karena merontokkan dedaunannya di musim dingin. 

Contoh : Cupressus sempervirens

3. Cedar: Pohon cedar (Cedrus) adalah konifer hijau yang berasal dari daerah pegunungan. Mereka membutuhkan hujan lebat dan tanah yang mengalir dengan baik untuk menghindari akar basah. Cedar paling sering dibudidayakan untuk kayu. 

Contoh : Cedrus libani (Cedar Lebanon)

4. Larch: Pohon larch (Larix) adalah konifer gugur yang tumbuh di iklim yang lebih dingin di Amerika Serikat, Kanada, dan hutan Siberia Rusia. Mereka memiliki dedaunan seperti jarum yang berubah menjadi keemasan dan rontok di musim gugur. 

Contoh : Larix decidua (European Larch)

5. Yew: Pohon Yew (Taxus) adalah konifer hijau dengan jarum hijau datar. Mereka memiliki runjung merah hias dan dapat dibentuk menjadi topiaries, menjadikannya pilihan populer untuk lansekap rumah. 

Contoh : Taxus baccata (European Yew)

6. Juniper: Pohon juniper (Juniperus) adalah konifer hijau yang tumbuh menjadi pohon berukuran sedang. Mereka memiliki daun seperti sisik dan berbeda karena runjung berdagingnya menyerupai buah. Pohon Juniper biasanya berwarna biru tetapi bisa juga berwarna merah atau oranye. 

Contoh : Juniperus communis (Common Juniper)

7. Hemlock: Pohon Hemlock (Tsuga) adalah konifer hijau yang memiliki dedaunan hijau tua dan runjung kecil. Banyak ditemukan di Amerika Utara dan Asia. 

Contoh : Tsuga canadensis (Canadian Hemlock)

8. Spruce: Pohon  spruce (Picea)  dikenal karena jarum empat sisinya yang tumbuh di sekitar cabang pohon secara spiral. Spruce dapat tumbuh sangat tinggi dan menghasilkan runjung yang menggantung di dahan. spruce biru—terkenal karena dedaunan biru kehijauannya—adalah salah satu spesies terpadat di Amerika Serikat. 

Contoh : Picea abies (Norway Spruce)

9. Fir: Pohon Fir (Abies) dikenali dari jarumnya yang menempel dicabangnya dengan cangkir hisap di ujung jarum. Runjung mereka tumbuh ke atas dari dahan, membuat mereka tampak seimbang di dahan. 

Contoh : Abies alba (European Silver Fir)

10. Cemara Douglas: Cemara douglas (Pseudotsuga menziesii) memiliki jarum hijau lembut yang menyerupai dedaunan di pohon cemara. Runjung betina pada cemara Douglas berwarna merah cerah dan menyerupai bulu burung. 

Contoh : Pseudotsuga menziesii

11. Red wood: Red wood arau Pohon kayu merah berasal dari California dan merupakan pohon tertinggi di dunia. Mereka memiliki dedaunan jarum datar dan memiliki tingkat pertumbuhan hingga 400 tahun untuk mencapai kematangan.
Coast Redwood adalah pohon tertinggi di dunia; individu bernama Hyperion mencapai 115,92 m.
Giant Sequoia adalah pohon dengan volume kayu terbesar; pohon General Sherman memiliki volume sekitar 1.487 m³.
Dawn Redwood sempat dianggap punah, lalu ditemukan kembali di Tiongkok pada 1940-an, sehingga disebut “living fossil.”

Contoh Redwood : Giant Sequoia (Sequoiadendron giganteum).


Ada yang mau menambahkan? 

Tulisan lain:







Sedikit tentang Durian

Ada beberapa fakta-fakta unik terkait durian sebagai buah eksotis dari Asia tenggara yang juga dikenal sebagai "king of fruit", seperti :

1. Buah durian telah dikenal masyarakat Indonesia lebih dari 1.300 tahun lalu. Tertulis di prasasti Kayumwungan (Karangtengah) bertanggal 26 Mei 824. Buah durian juga terpahat di relief Candi Borobudur.

2. Deskripsi detail buah durian pertama ditemukan di buku berjudul Herbarium Amboinense. Buku ini ditulis oleh pakar botani Jerman, Georg Eberhard Rumphius, pada tahun 1741.

3. Pakar botani Alfred Russel Wallace menobatkan durian sebagai "raja buah". 


4. Setiap pohon durian menghasilkan sekitar 15-800 buah setiap musim. Berat buah umumnya berkisar antara 1-3 kilogram dengan diameter 14-18 cm, dan panjangnya mencapai 19-32 cm. 

5. Thailand merupakan negara penghasil dan sekaligus pengekspor durian komersil terbesar di dunia, sekitar 900.000 hingga 950.000 ton per tahun.

Petani durian di Thailand

6. Negara konsumen dan pengimpor durian terbesar saat ini adalah China, terutama melalui Hong Kong.

China (lewat Hongkong) adalah konsumen durian terbesar 

7. Banyak petani di Vietnam mengkonversi lahan kopi robusta menjadi kebun durian karena keuntungan durian jauh lebih tinggi dibanding kopi, berkat permintaan besar dari China lewat Hongkong. Akibatnya, produksi kopi robusta Vietnam turun signifikan sejak 2023.

Petani kopi di Vietnam beralih menjadi petani durian 

8. Durian gajah sangat fenomenal di Malaysia. Gajah yang menemukan durian masak yang jatuh dari pohon akan membungkusnya dengan daun atau rumput. Gajah akan menelan bulat-bulat durian dan gajah akan mengeluarkan kotoran yang masih berupa durian utuh, Durian gajah harganya bisa mencapai Rp 3 juta perbuah. Seperti halnya kopi luwak, mahal karena melalui tahap pematangan didalam perut gajah.Durian gajah konon memiliki rasa yang lebih legit dari durian biasa.

Durian gajah dari Malaysia

9. Durian termahal yang dijual di lelang adalah durian berjenis Kanyao yang berasal dari Thailand. Laku seharga 1,5 juta baht Thailand atau  744.594.180 rupiah ($47.784; £37.635), dan diraih oleh Maliwan Han Chai Thai dari pertanian Pa Toi Lung Mu di festival Raja Durian di Nonthaburi, Thailand pada 7 Juni 2019.


10. Durian tanpa duri alami (thornless durian) dapat terjadi secara alami akibat mutasi genetik, oleh karena itu jenis durian ini sangat langka dan memiliki tampilan mirip kelapa. Daging buah memiliki rasa yang manis dan lembut seperti durian biasa.

11. Memakan biji durian mentah berbahaya karena mengandung asam lemak siklopropena yang merupakan senyawa penyebab kanker. Biji harus dimasak terlebih dulu. Biji durian bisa dibuat menjadi keripik karena mengandung pati yang cukup tinggi seperti ubi, singkong atau nasi.


12. Pohon durian dapat tumbuh hingga berusia 150 tahun atau lebih. Pohon durian tertua di dunia yang pernah dilaporkan berusia 300 tahun berasal dari Thailand. Tingginya mencapai 50 m. Jumlah produksi buah menurun seiring usia pohon. Namun, kualitas buah yang dihasilkan akan meningkat seiring bertambahnya usia pohon. 

Pohon durian berusia tua

13. Durian tergolong dalam Kerajaan Plantae, Divisi Magnoliophyta, Kelas Magnoliopsida, Ordo Malvales. Namun durian termasuk dalam famili Malvaceae, sama seperti okra, kembang sepatu, kakao, dan kapas. Karena hasil tes DNA menunjukkan bahwa tanaman durian memiliki kekerabatan yang sangat erat dengan tanaman dari famili Malvaceae. Sebelumnya, durian diklasifikasikan ke dalam famili Bombacaceae. Sehingga dire-klasifikasikan kedalam famili Malvaceae. 


14. Meminum alkohol setelah makan durian dapat menyebabkan kematian. Enzim aldehid dehidrogenase (ALDH) yang bertanggung jawab mengatur metabolisme alkohol menjadi terhambat saat seseorang makan durian. Jadi, saat kita mengkonsumsi durian dan mengonsumsi alkohol, hal ini dapat meningkatkan toksisitas berlebihan hingga tubuh tidak dapat memetabolisir alkohol dengan cepat.

15. Di Singapura durian dikenal sebagai skunk of the orchard. Di Burma, dikenal dengan istilah du-yin. Di Filipina, disebut juga dulian. Di Thailand disebut : thurian, rian. Di Kamboja, disebut thu-réén. Di India, durian dikenal dengan nama civet fruit. Di Inggris, dikenal sebagai durian civet cat tree, civet fruit. Di Jerman, diistilahkan sebagai stinkfrucht. Di Spanyol disebut durio. Di Belanda, dikenal dengan sebutan Stinkvrucht.

Petani durian di Philipina 

14. Genus Durio terdiri dari 30 spesies, tetapi hanya 11 spesies yang dapat dimakan.19 durian endemis dari pulau Kalimantan seperti durian lahung atau tembranang (Durio dulcis), durian kerantungan (Durio oxleyanus) dan Lai (Durio kutejensis). 13 spesies ditemukan di Semenanjung Malaysia, 6 dikenal di Thailand, dan 7 di Sumatera. Dari 30 spesies, terdapat 9 buah durian yang lezat dikonsumsi, misalnya Durio dulcis Becc., Durio grandiflorus (Mast.) Kosterm. ET Soeg., Durio graveolensBecc., Durio kutejensis Becc., Durio lowianus, Durio oxleyanus Griff., Durio testudinarum Becc., dan Durio zibethinus (Durio acuminatissima).

15. Di Asia Tenggara terdapat lebih dari 500 varietas durian. Thailand memiliki lebih 300 varietas durian. Indonesia dan Malaysia masing-masing memiliki lebih dari 100 varietas.

16. Di Indonesia, terdapat beberapa varietas durian lokal misalnya: durian Matahari, durian Nangan, durian Pelangi Atururi, durian Salisun, dan durian Sitokong. Beberapa daerah di Indonesia juga dikenal buah durian yang berciri khas etnis. Di Minangkabau : durian Lereng atau Tebing, durian Parak Kopi, durian Lenggang Kamang, durian Datuk Sati, durian Sahalai Sarawa, durian Taba, durian Kampih. Di Sumatera Utara : durian Emas dan durian Jantung. Di Sumatera Selatan: durian Kepala Rusa, durian Tembaga, durian Bantal, durian Bantal Mas (Muara Enim). Di Kalimantan Tengah : durian Belunek, durian Gantar Bumi, Durian Undang, atau Otak undang (Katingan). Di Kalimantan Timur : durian Selisun, durian Aji Kuning, durian Lae Mahakam. Di Papua: durian Mentega (Manokwari), durian Susu, durian Gajah,p durian Juring Panjang, durian Duri Panjang, durian Krakbum.

Pasar durian

17. Di Thailand varietas : durian Kradum, durian Monthong, dan durian Puang Manee.

18. Di Malaysia, ada varietas: durian Beserah, durian Bukit Merah, dan durian Kop Kecil.

19. Satu buah durian utuh seberat satu kilogram memiliki sekitar 1.530 kalori. 



20. Rasa dan aroma buah durian berasal dari senyawa-senyawa volatil (mudah menguap) seperti gugus aldehid, ester, sulfur, keton, ester,  serta alkohol. misalnya: ester (etil propanoate, metil-2-metilbutanoat, propil propanoat), sulfur (dietil disulfid, dietil trisulfid, ethanetiol), tioasetal (1-(metiltio)-propan), tioester (1-(metiltio)-etan), tiolan (3,5-dimetil -1,2,4-tritiolan isomer), serta alkohol (etanol).

21. Berdasarkan riset ahli medikopomologi (buah berkhasiat medis dan kesehatan) Dito Anurogo,  Dosen FKIK Unismuh Makassar yang juga pengurus Asosiasi Sel Punca Indonesia, bau khas durian terkait dengan keberadaan persenyawaan belerang, 3, 5-dimetil-1,2,4-trithiolane, etil 2-methylbutanoate, di dalam daging buah. Daging buah durian juga mengandung asam amino serotoninergik triptofan dan beta-galaktidase.

22. Dalam setiap 100 gram porsi durian yang dapat dimakan. Buah durian mengandung karbohidrat (27,9 gram), lemak (3,4 gram), protein (2,6 gram), kalori (153), kelembaban (64,1 gram), mineral (103,9 gram), beta-karoten (140 mg), vitamin B1 (0,1 mg), vitamin B2 (0,13 mg), dan vitamin C (23,2 mg) 

23. Durian kaya polifenol, seperti: flavonoid (flavanon, flavonol, flavon, flavanol, antosianin), asam fenolat (asam sinamat dan asam hidroksibenzoat), tannin, dan komponen bioaktif seperti : karotenoid dan asam askorbat, asam vanillat, asam ferulat, asam p-coumaric, asam caffeic.

24. Kayu durian mengandung boehmenan, androst-1,4-dien-3,7-dione (Boldione), fraxidin. 

25. Batang dan ranting durian mengandung persenyawaan asam maslinat, asam arjunolat, fraxidin, scopoletin.

26. Durian memiliki khasiat etnofarmakomedisin (obat tradisional). Misalnya: daging durian berkhasiat sebagai anticacing.Aktivitas antibakteri ditunjukkan oleh senyawa (+)-(R)-deOmethyllasiodiplodin melawan Bacillus subtilis, Salmonella enteritidis, dan Staphylococcus aureus. Aktivitas antioksidan ditunjukkan oleh senyawa asam maslinat, threo-carolignan X, fraxidin, protokatekuat metil derivatif benzoat. Aktivitas antiradang (anti-inflamasi) ditunjukkan oleh senyawa eucryphin dan scopoletin.

Dari perspektif etnofarmakologi masyarakat Dayak, air rebusan kulit batang dapat mengatasi diare dan sariawan, rebusan bunga sebagai pereda demam. Di Malaysia, rebusan daun dan akar berguna sebagai obat penurun panas. Jus daun dioleskan pada kepala penderita demam. Daunnya digunakan untuk mandi penderita penyakit kuning. Ramuan daun dan buah untuk mengempiskan pembengkakan dan memulihkan penyakit kulit. Daging buah dipercaya sebagai afrodisiak dan bakteriostatik. (Sah BP, dkk, 2014). 

28. Durian memiliki bioaktivitas sitotoksik atau mampu melawan sel yang berbahaya seperti sel tumor atau sel kanker. Asam maslinat pada durian mencegah proliferasi atau berkembang biaknya sel tumor SK-OV-3 (sel telur), SK-MEL-2 (melanoma), HCT15 (usus besar ataukolon), A549 (sel kecil pada paru-paru / non small cell lung), dan XF498 (sistem saraf pusat). Lignan seperti boehmenan teruji sitotoksisitas melawan cell lines T47D (kanker payudara perempuan) dan cell lines HeLa. Boehmenan menaklukkan cell lines Lu1(kanker paru-paru), LNCaP (prostat manusia), MCF-7 (cell lines kanker payudara perempuan ), dan human umbilical vein endothelial cells (HUVEC). Boehmenan bersifat sitotoksik terhadap A549 (cell line epitel adenokarsinoma paru-paru manusia) dan cell lines MCF-7. Boehmenan menghambat replikasi HIV pada sel-sel limfosit H9. Scopoletin bersifat sitotoksik melawan sel-sel leukemia murine P388. Senyawa 2,6-Dimethoxy-p-benzoquinone mampu melawan cell line P388 serta Hep G2 (hematoma manusia) dan cell lines Hep 2,2,15 (Hep G2 ditransfeksi dengan virus hepatitis B). Asam arjunolat mampu meniadakan kardio toksisitas doxorubicin tanpa bertentangan dengan efek antitumornya. 

29. Hasil olahan-olahan durian menjadi kekayaan kuliner nusantara.

Ada yang mau menambahkan? 


Postingan terkait :

01. Sedikit tentang Afrodisiak 

02. Sedikit tentang memilih Durian

03. Sedikit tentang Rekor-rekor Nutrisi Buah




ilustrasi dibuat oleh meta dan chatgpt


Sedikit tentang Padi dan Beras

Padi awalnya tumbuh liar di lingkungan rawa, kemudian didomestifikasi dan dijadikan makanan pokok dengan rantai proses menanam, memanen hingga memasak yang lebih pendek daripada gandum pada lahan kering. 

Padi adalah tanaman yang “memaksa” manusia belajar mengelola air. Dari sini lahir sistem irigasi, bendungan, dan kerja kolektif.

Membajak di sawah
Kerja kolektif menanam padi 

Selain sebagai makanan pokok kita,  ada fakta-fakta unik padi atau beras, seperti :

1.  Padi (Oryza sativa var Japonica) pertama kali didomestikasi di lembah Sungai Yangtze, Tiongkok, sekitar 13.500–8.200 tahun lalu. Oryza sativa var Indica didomestifikasi sekitar 8.000–4.000 tahun lalu di wilayah lembah Sungai Ganges, sedang padi Afrika (Oryza glaberrima) didomestikasi di Afrika Barat sekitar 3.500–3.000 tahun lalu. 

Oryza sativa 

2.  Klasifikasi padi : ada 2 spesies Oryza sativa (Asia) dan Oryza glaberrima (Afrika), sedang subspesies Oryza sativa terdiri dari Indica bulir panjang, nasi pera dan Japonica bulir pendek, pulen

3.  Struktur nutrisi beras mengandung: karbohidrat tinggi, protein rendah, lemak sangat rendah, namun semakin dipoles, semakin rendah nilai nutrisinya. semakin gelap warna beras, nilai antioksidan lebih tinggi.

4. Penghasil beras terbesar di dunia adalah India dengan produksi sekitar 150 juta ton, disusul oleh Tiongkok dengan 145,28 juta ton, Bangladesh diangka 36,6 ton dan Indonesia dengan 35,6 juta ton pada musim panen 2025/2026.

5. Konsumen beras terbesar di dunia adalah Tiongkok 192,8 juta ton/tahun, disusul India (140,3 juta ton) dan Indonesia (51 juta ton). 

6. Padi adalah tanaman dengan jumlah varietas terbanyak di dunia dengan mencapai lebih dari 120.000 varietas, termasuk varietas tradisional (lokal/landrace) dan varietas modern hasil pemuliaan.

7. Tiongkok berhasil mengembangkan padi hibrida dengan hasil mencapai 23,8 ton/hektare di Hainan. Tokoh utama di balik keberhasilan ini adalah Yuan Longping, yang dikenal sebagai “Bapak Padi Hibrida Dunia” karena menemukan varietas padi hibrida pertama pada 1973.

8. Industri makanan pokok global terpenting adalah jagung (maize) >1,1 miliar ton, gandum (wheat). >780 juta ton dan padi dengan lebih 640 juta ton 

9. Sumber energi utama global adalah Beras (Oryza sativa) mencapai ±20%, kemudian Jagung (Zea mays ±19%) dan Gandum (Triticum spp. ±17%).

10. Ketan, sticky rice atau nasi pulut (Oryza sativa var. glutinosa) memiliki kandungan amilosa sangat rendah, sehingga teksturnya lengket setelah dimasak.

Memanen padi dengan ani ani

Menjemur gabah padi

Memisahkan bulir padi dengan kulitnya

11. Hampir semua negara Asia memiliki tradisi fermentasi beras/ketan, dengan hasil berupa makanan manis (tape, cơm rượu, khao mak) maupun minuman beralkohol tradisional (sake, sato, lao-lao, tapuy, brem) dengan pola : Asia Timur (Jepang, Korea, Tiongkok) melakukan fermentasi beras untuk menghasilkan minuman beralkohol tradisional (sake, makgeolli, huangjiu). 

Asia Tenggara (Indonesia, Thailand, Laos, Vietnam, Filipina, Kamboja, Myanmar) melakukan fermentasi ketan menghasilkan makanan manis (tape, cơm rượu, khao mak) sekaligus minuman tradisional.

Himalaya (Nepal, Tibet) melakukan fermentasi beras untuk minuman penghangat tubuh (chhaang).

Contoh makanan fermentasi di Asia : Tape ketan, Brem, Tuak beras (Indonesia), Khao Mak, Sato (Thailand) Cơm rượu, Rượu nếp (Vietnam), Tapuy, Basi (Filipina) Lao-Lao, Khao Lao (Laos) Sake, Amazake, Mochi (Jepang), Makgeolli Cheongju (Korea Selatan), Jiuniang, Huangjiu (Tiongkok), Sra Sor (Kamboja), Htan Yay (Myanmar), Chhaang(Nepal & Tibet)

12. Fermentasi lain : Angkak (beras merah difermentasi dengan Monascus purpureus) digunakan sebagai pewarna alami dan obat tradisional (misalnya untuk menurunkan kolesterol dan menaikan kadar haemoglobin pada penderita demam berdarah).. Koji (Jepang) beras yang diinokulasi dengan Aspergillus oryzae, dipakai untuk membuat miso, shoyu, dan sake. Idli/Dosa (India Selatan) adonan beras dan kacang urid yang difermentasi, lalu dikukus atau dipanggang.

13. IRRI atau Pusat penelitian padi ada di Philipina. 


Ada yang menambahkan? 


Tulisan terkait :

1. Sedikit tentang Ubi Jalar

2. sedikit tentang diet pelangi

3. sedikit tentang makanan penambah berat bada

4. sedikit tentang gula



Gambar ilustrasi dibuat oleh dall-e3


Banyak teman pemula di Semarang, Pekalongan hingga Rembang yang mengeluh anggreknya mudah mati.
Dari semua genus anggrek, yang paling mudah dipelihara di dataran rendah atau daerah pesisir adalah genus Dendrobium.

Anggrek Dataran Rendah

Anggrek daerah pesisir 

Banyak komunitas anggrek di Indonesia sepakat bahwa Dendrobium adalah genus paling adaptif dan rajin berbunga di kondisi panas-lembab dekat pantai, dengan perawatan minimal (semprot air pagi-sore, pupuk sebulan sekali, media pakai arang/tempurung kelapa/serabut kelapa, dan sirkulasi udara baik) dibandingkan dengan genus lain:
Alasan utama:
Daerah pesisir punya iklim dataran rendah panas (suhu siang sering 30–34°C), lembab tinggi, angin kencang dari laut mengandung garam, dan cahaya matahari terik sepanjang tahun.
Dendrobium (terutama tipe hybrid modern atau section Spatulata seperti Dendrobium anosmum (anggrek larat), Dendrobium crumenatum (anggrek merpati), Dendrobium bigibbum (anggrek ungu) tahan banting terhadap panas dan cahaya terang bahkan matahari penuh, asalkan tidak terbakar daunnya karena terlalu ekstrem.

Dendrobium anosmum

Dendrobium crumenatum

Dendrobium biggibum

Jenis dendrobium yang paling komersial di Indonesia adalah hibrida populer seperti Dendrobium phalaenopsis (Anggrek Singapura), Dendrobium Sonia, Dendrobium Burana, dan Dendrobium Caesar

Dendrobium phalaenopsis 

Genus lain, Phalaenopsis (anggrek bulan/anggrek ngengat) juga mudah dan populer untuk pemula, tapi lebih suka cahaya sedang-tidak langsung + suhu agak lebih sejuk (ideal 22–28°C), jadi di pedis atau dataran rendah sering kurang optimal kecuali ditempatkan di tempat teduh dan lembab terkontrol, misal Phalaenopsis amabilis (anggrek bulan putih), Phalaenopsis schilleriana (merah), Phalaenopsis violacea (anggrek bulan ungu harum).
Phalaenopsis amabilis

Phalaenopsis schlirena

Phalaenopsis violaceae

Vanda tahan panas dan cahaya terang (bahkan lebih kuat dari Phalaenopsis), akar udaranya suka angin pantai, tapi butuh kelembaban sangat tinggi dan penyiraman /penyemprotan hampir setiap hari, kalau lupa sedikit saja bisa layu cepat mati. Vanda coerulea dan Vanda tessellata adalah pilihannya.
Vanda corulea

Vanda tessellata

Genus lain seperti Oncidium, Cattleya, atau Oncidium dancing lady juga bisa, tapi umumnya lebih rewel di panas ekstrem dibanding Dendrobium.

Jadi, kalau pemula ingin anggrek cantik yang "paling gampang hidup dan mekar tanpa repot didataran rendah tropis, mulai saja dengan Dendrobium (spesies atau hybrid), phalaenopsis-type, atau kingianum sering direkomendasikan karena tumbuh cepat dan murah.

Ada yang mau menambahkan? 



Foto dari berbagai sumber dan koleksi pribadi, kredit milik fotografernya.

Sedikit tentang Vanili

Kemarin kembali mengunjungi desa Ngrendeng untuk melihat budidaya sengon, jati dan panili. 

Panili atau Vanili adalah salah satu rempah paling berharga dan serbaguna di dunia, dikenal karena aroma dan rasanya yang khas. Namun, di balik setiap polong vanili terdapat kisah menarik yang penuh dengan fakta mengejutkan : 


  • Vanili adalah satu-satunya buah dari keluarga anggrek (Orchidaceae) yang dapat dimakan dan merupakan rempah termahal kedua di dunia setelah safron. Terdapat lebih dari 100 spesies vanili, namun hanya tiga yang dibudidayakan secara global: Vanilla planifolia (paling umum), Vanilla tahitensis (aroma lembut), dan Vanilla pompona (aroma unik, vanillin rendah).
  • Tanaman vanili berasal dari Meksiko. Suku Totonac di Veracruz, Meksiko yang pertama di dunia yang membudidayakan polong vanili dan suku Aztec mengenalnya sebagai Tlilxochitl atau "bunga hitam", mereka menggunakannya sebagai afrodisiak dan campuran minuman xocoatl atau coklat (kakao) pada 1400-an. Vanili dibawa ke Eropa oleh Hernan Cortez pada abad ke-16 dan dibawa ke Amerika oleh Thomas Jefferson pada 1789.

Liana Epifit

  • Vanili tumbuh sebagai tanaman merambat (liana) epifit atau tanaman yang tumbuh menempel pada tanaman lain (biasanya pohon), namun mengambil nutrisi dari lingkungan sekitarnya, bukan dari inangnya. Vanili bisa mencapai panjang lebih dari 10 meter. 

Bunga anggrek 

  • Bunganya berbentuk bintang berwarna hijau kekuningan dan hanya mekar selama kurang lebih 24 jam. Jika tidak diserbuki dalam periode singkat itu, bunganya akan layu dan tidak menghasilkan polong.

Lebah melipona


Hand polination

  • Penyerbukan alami hanya bisa dilakukan oleh lebah Melipona dan Trigona di Meksiko. 
  • Di luar habitat aslinya, penyerbukan dilakukan secara manual yang disebut hand polination, sebuah teknik yang ditemukan oleh Edmond Albius pada 1841 di Reunion. Di Madagaskar, hand dilakukan oleh wanita lokal yang menyerbuki hingga 2.000 bunga per hari.

Polong vanili setelah panen 

Polong vanili setelah fermentasi 

  • Setelah penyerbukan, polong vanili tumbuh selama 8-9 bulan sebelum dipanen. 

Proses pengolahan vanili secara artisanal meliputi:

  1. Killing (pembunuhan enzim)
  2. Sweating (fermentasi)
  3. Drying (pengeringan)
  4. Conditioning (pematangan aroma)

  • Fermentasi dan pengeringan berlangsung 1,5 hingga 6 bulan menghasilkan aroma khas vanili yang berasal dari vanillin dan ratusan senyawa kompleks lainnya. Vanili alami sangat langka; sebagian besar produk vanila di pasaran menggunakan vanilin sintetis dari lignin atau kayu pinus.

  • Vanila mungkin merupakan aroma paling populer di dunia, digunakan secara luas dalam kuliner, parfum, dan pengobatan tradisional untuk mengatasi stres, masalah pencernaan, dan sebagai antioksidan. Aroma vanila dikenal menenangkan dan bersifat afrodisiak. Amerika Serikat adalah konsumen vanili terbesar di dunia, sedang produsen terbesar adalah Madagaskar, Indonesia dan Mexico.
Kalau anda tahu fakta vanili yang lebih wangi dari ini, tolong tulis di komentar dong.. 

Tulisan terkait :



Foto-foto koleksi pribadi 


Terimakasih sudah berkomentar