Sedikit tentang Mokuhanga

Jauh sebelum kita mengenal komik Jepang ala anime ada seni visual menawan dalam seni cetak Jepang. 
Teknik woodblock kuno bernama mokuhanga.
Salah satu hasil paling ikonik dari teknik ini adalah ukiyo-e, gaya seni yang merekam wajah budaya sejak era Edo.

Teknik woodblock Jepang atau mokuhanga punya sejarah panjang :
  1. Teknik ini berasal dari Dinasti Tang di Tiongkok (618-907 M). Pada proyek Hyakumantō Darani (764 M), Permaisuri Kōken / Permaisuri Shōtoku memesan satu juta pagoda kayu kecil, yang berisi gulungan blok kayu kecil yang dicetak dengan teks Buddha (Hyakumantō Darani). Abad ke-11, kuil-kuil Buddha mulai mencetak sutra dan mandala menggunakan teknik woodblock.
  2. Periode Kamakura (1185-1333 M): Pencetakan berkembang di kuil Kyoto & Kamakura untuk sutra dan mandala. Saga-bon: Buku klasik cetakan kayu oleh Honami Kōetsu & Suminokura Soan; cikal-bakal buku seni cetak Jepang.
  3. Periode Edo (1603–1868 M) Teknik Mokuhanga berkembang pesat pada era Edo, terutama cetakan seni ukiyo-e atau “gambar dunia yang mengambang” yang menjadi cermin kehidupan kota dan lanskap budaya. Ukiyo-e menggambarkan wanita anggun, aktor kabuki, lanskap alam, dan kisah rakyat yang hidup dalam palet warna yang mempesona. Seniman seperti Katsushika Hokusai dan Utagawa Hiroshige menciptakan karya-karya ikonik seperti The Great Wave off Kanagawa. Didukung oleh tingginya literasi, toko buku dan persewaan yang menjamur. Konten Buku: Panduan wisata, novel, drama Kabuki, seni, kuliner, roman, komedi. Ukiyo-e: Lukisan satu lembar tentang aktor Kabuki, sumo, wanita, lanskap wisata. 
  4. Abad ke-20 hingga kini: Meski teknologi cetak modern mendominasi, mokuhanga tetap hidup lewat gerakan shin-hanga dan sōsaku-hanga yang muncul di awal abad ke-20. Seniman seperti Hasui Kawase dan Hiroshi Yoshida menghadirkan lanskap Jepang yang realistik namun tetap menyimpan aura kontemplatif. Studio-studio seperti Adachi Institute dan Takezasado masih memproduksi ukiyo-e dengan metode tradisional, menjaga nyawa sejarah tetap berdenyut dalam karya kontemporer
Teknik khusus dalam Mokuhanga berbeda dari teknik cetak barat yang menggunakan tinta berbasis minyak, mokuhanga memakai tinta berbasis air yang memberikan warna cerah, transparan, dan bernuansa lembut. 
Beberapa teknik khas yang memperkaya estetika ini adalah:
  • Bokashi: gradasi warna yang lembut dan natural
  • Karazuri: emboss tanpa tinta untuk efek tekstur
  • Kira-e: penggunaan mika berkilau untuk kemegahan visual

Genre :
  1. Ukiyo-e : Kehidupan sehari-hari, kabuki, wanita cantik dan pemandangan lansekap
  2. Shin-hanga : Gaya ukiyo-e dikombinasikan dengan realisme barat
  3. Sōsaku-hanga : Seniman mengerjakan seluruh proses: desain, ukir, dan cetak sendiri.
  4. Edo Mokuhanga : Fokus pada budaya populer dan ilustrasi buku pada era Edo.
  5. Nishiki-e : Cetakan multi-blok berwarna-warni, berkembang sejak 1760-an.
  6. Mokuhanga kontemporer : Eksperimen dengan tema abstrak, sosial, atau lingkungan secara global.

Tokoh-tokoh Mokuhanga:
1. Hishikawa Moronobu (genre Ukiyo-e), di era Edo awal, dia adalah pelukis ukiyo-e pertama. 
hisikawa moronobu

2. Suzuki Harunobu (genre Ukiyo-e), di era Edo (1725–1770) dia adalah pelopor cetakan berwarna (nishiki-e).
suzuki harunobu

3. Katsushika Hokusai (genre Ukiyo-e), hidup di era Edo (1760–1849) Dengan menghasilkan sekitar 30.000 karya selama hidupnya dan The Great Wave off Kanagawa adalah master piece-nya.
The Great Wave off Kanagawa by Hokusai

4. Utagawa Hiroshige (genre Ukiyo-e), hidup di era Edo (1797–1858), The Fifty-Three Stations of the Tōkaidō adalah masterpiece-nya. 
Evening Snow at Kanbara oleh Utagawa Hiroshige

5. Hiroshi Yoshida (genre Shin-hanga), di abad ke-20, Lanskap-lanskap realistik menjadi cirinya.
Morning Mist in Taj Mahal Hiroshi_yoshida

6. Hasui Kawase (genre Shin-hanga), di abad ke-20, pemandangan alam Jepang.
Mount Fuji Seen by Hasui Kawase

7. Kōshirō Onchi (genre Sōsaku-hanga), di abad ke-20, seniman abstrak, pelopor sōsaku-hanga.
8. Efrat Arielle Peleg (genre Kontemporer) Eksplorasi budaya dan alam dengan mokuhanga modern.

Karya-Karya ikonik Mokuhanga :
1. The Great Wave off Kanagawa oleh Katsushika Hokusai, salah satu cetakan paling terkenal di dunia, menggambarkan ombak raksasa yang bergulung gulung dengan Gunung Fuji sebagai latar belakang.
2. Rain Shower at Shinagawa oleh Utagawa Hiroshige, bagian dari seri The Fifty-Three Stations of the Tōkaidō,  suasana hujan lembut yang melankolis.
3. Evening Snow at Kanbara oleh Utagawa Hiroshige, Lanskap bersalju yang sunyi, menggambarkan keheningan desa Jepang.
4. Fuji from Gotenyama oleh Hasui Kawase, Gaya shin-hanga yang memadukan realisme dan nuansa puitis, memperlihatkan Gunung Fuji di bawah cahaya senja.
5. Cetakan kontemporer oleh Karen Kunc dan Roslyn Kean Eksplorasi abstrak dan isu lingkungan dengan teknik mokuhanga tradisional yang tetap relevan secara global.

Media: 
  1. Kayu : kayu cherry karena teksturnya halus, tahan lama, dan cocok untuk ukiran presisi.
  2. Alat : Pisau ukir, pahat, dan sikat digunakan untuk ukiran detail dan pewarnaan merata.
  3. Kertas : Kertas Washi atau kertas tradisional Jepang dari serat tanaman; kuat dan menyerap tinta secara merata.
  4. Tinta dan Pewarnaan : Tiap warna dicetak dari balok berbeda, tinta diratakan dengan kuas lalu ditekan ke kertas secara manual. 

Proses cetak:
  1. Dimulai dari sketsa digambar di kertas washi (gampi).
  2. Ditempel di balok kayu cherry. pengukiran balok kayu untuk tiap warna. Ukiran dilakukan pada garis gambar.
  3. Pewarnaan manual memakai kuas dan ditekan dengan baren. 
  4. Pencetakan dilakukan satu per satu.
  5. Registrasi warna memakai tanda kento.
Prosesnya bukan dikerjakan oleh satu orang. Desainer membuat sketsa, pengukir balok kayu memahat tiap warna, dan pencetak memastikan gradasi dan komposisi sempurna. Tak jarang satu cetakan butuh hingga 30 balok berbeda! Hasilnya? Visual yang mendalam dan ekspresif.

Keunikan cetakan : 
Walau desain sama, tiap cetakan hasilnya berbeda karena proses manual dan tekanan tinta yang berbeda.

Ada yang mau menambahkan? 

Tulisan lain :
01. sedikit tentang engraving 



gambar gambar dari duckduckgo 


Di Jepang, ikan Tuna istimewa bukan hanya karena rasanya, tapi juga karena perjalanan sejarahnya, dari ikan biasa menjadi simbol kuliner mewah.  


Tuna punya sejarah panjang dan posisi istimewa, terutama di Jepang :
01. Zaman kuno: Tuna sudah ditangkap sejak ribuan tahun lalu di Mediterania dan Pasifik. Bangsa Fenisia dan Yunani kuno mencatat perburuan tuna besar.  
02. Jepang abad pertengahan: Tuna awalnya dianggap ikan “murahan” karena dagingnya cepat rusak. Di Edo (Tokyo) abad ke-17, tuna sering dijual murah atau bahkan dijadikan pupuk.  
03. Abad ke-19–20: Dengan berkembangnya teknik pendinginan, pengawetan, transportasi, dan pasca panen.  tuna mulai dihargai sebagai bahan makanan segar. seperti proses cakalang segar yang diolah menjadi katsuobushi
04. Abad ke-20 akhir: Bluefin tuna menjadi sangat populer di Jepang, terutama untuk sushi dan sashimi kelas atas. Pelelangan tuna di pasar Tsukiji/Toyosu menjadi simbol status dan tradisi kuliner.  

Dalam keluarga Scombridae (mackerel, tuna, bonito), tuna sejati berada di suku Thunnini. Jumlah spesies yang diakui adalah 15 spesies, terbagi dalam beberapa genus: Genus Katsuwonus (cakalang), Genus Euthynnus (tongkol), Genus Auxis, Genus Allothunnus dan Genus Thunnus atau Tuna sejati ada 8 spesies : Albacore (T. alalunga), Bigeye (T. obesus), Blackfin (T. atlanticus), Longtail (T. tonggol), Atlantic Bluefin (T. thynnus), Pacific Bluefin (T. orientalis), Southern Bluefin (T. maccoyii),Yellowfin (T. albacares).

Di Jepang ada enam varietas big tuna utama yang umum dijual dan dikonsumsi, masing-masing dengan harga dan profil rasa berbeda:
01. Kuromaguro atau Pacific Bluefin (Thunnus orientalis), Harga paling tinggi (rekor > ¥300 juta) untuk sushi premium, Dagingnya paling berlemak,  hidup di Pasifik Utara.



02. Honmaguro atau Atlantic Bluefin (Thunnus thynnus), Badannya paling besar & berotot. "Raja" semua tuna. 


03. Minamimaguro atau Southern Bluefin (Thunnus maccoyii), Mirip Honmaguro tapi badannya lebih bulat, Hidup di belahan selatan.


04. Mebachimaguro atau Bigeye Tuna (Thunnus obesus), Matanya besar karena hidup di laut dalam, bagian daging perut otoro-nya paling lumer untuk sushi dan sashimi.


05. Kihadamaguro atau Yellowfin Tuna (Thunnus albacares), Sirip punggung & perutnya kuning panjang, paling umum di pasar.


06. Binnagamaguro atau Albacore Tuna (Thunnus alalunga), sirip dadanya panjang seperti "sayap", dagingnya putih, harga terendah untuk sashimi dan ikan kaleng.


Rekor harga tuna
01. Pacific bluefin 2026 berat 243 kg harga 510,3 juta yen (~Rp 55 miliar) pembeli Kiyomura Corp. (Sushizanmai) 
02. Pacific bluefin 2025 berat 276 kg harga 207 juta yen (~Rp 29 miliar) pembeli Yamayuki K.K. & Onodera Group.
03. Pacific bluefin 2024 berat 238 kg harga 114,24 juta yen (~Rp 12,3 miliar) pembeli Yamayuki K.K. & Onodera Group  
04. Pacific bluefin 2023 berat 212 kg harga 36,04 juta yen (~Rp 3,8 miliar) pembeli Yamayuki K.K. & Onodera Group  
05. Pacific bluefin 2019 berat 278 kg harga 333,6 juta yen (~ Rp 43,7 miliar) pembeli Kiyomura Corp. (Sushizanmai) 
06. Pacific bluefin 2013 berat 222 kg Harga 155,4 juta yen (~Rp 16,8 miliar) pembeli Kiyomura Corp. (Sushizanmai) 

Mahalnya harga tuna lebih karena faktor prestisius. Pembelian oleh “Raja Tuna” Kiyoshi Kimura adalah bagian dari strategi branding untuk jaringan restoran Sushizanmai.

Tuna begitu spesial karena :
01. Rasa & tekstur unik: Tuna punya variasi daging dari merah segar (akami) hingga berlemak lembut (otoro). Satu ekor bisa menghasilkan profil rasa berbeda.  
02. Simbol kemewahan: Pacific Bluefin atau Kuromaguro dianggap puncak kualitas sushi. Harga bisa mencapai ratusan ribu dolar per ekor di pelelangan.
03. Budaya kuliner Jepang: Tuna menjadi ikon sushi modern. Popularitas sushi global ikut mengangkat status tuna.  
04. Ekonomi & tradisi: Pelelangan tuna di Tokyo bukan sekadar jual beli, tapi juga ritual budaya yang menunjukkan prestise restoran.  

Bagian-bagian daging tuna 
01. Akami : Segar, ringan, bersih harga paling murah.
02. Chutoro : Seimbang, kaya, lembut harga menengah.
03. Otoro : Sangat berlemak, meleleh harga paling mahal.
Peta daging Tuna

Satu ekor tuna bisa menghasilkan pengalaman rasa yang sangat beragam. Dari potongan sederhana yang segar hingga potongan premium yang mewah, semuanya berasal dari ikan yang sama. Pelelangan tuna di pasar ikan Jepang begitu bergengsi, restoran berlomba mendapatkan tuna dengan kualitas otoro terbaik untuk menunjukkan prestise mereka.

Pasar Ikan Toyosu

Pasar-pasar ikan/tuna di Jepang:
01. Nihonbashi Market : Awal mula pasar ikan utama Tokyo sejak zaman Edo (abad ke-17). Terletak di Nihonbashi, pusat kota Edo (Tokyo lama). Namun hancur akibat gempa besar Kanto 1923, sehingga perlu dipindahkan.  
02. Tsukiji Market didirikan tahun 1935, sebagai pengganti Nihonbashi. Terletak di distrik Tsukiji, dekat pusat Tokyo. Pelelangan tuna bluefin yang terkenal, sering jadi berita internasional karena harga fantastis. Bagian luar pasar penuh restoran kecil dan kios makanan laut segar. Walaupun ditutup tahun 2018, Namun area luar pasar masih hidup sebagai destinasi kuliner.  
03. Toyosu Market, Dibuka pada Oktober 2018. Terletak di Toyosu, Tokyo Bay.  Punya fasilitas: modern, dengan sistem pendingin canggih dan ruang pelelangan higienis. Tradisi lelang tetap berlanjut, tetapi kini lebih tertutup dan higienis dibanding Tsukiji.  Menjadi pusat grosir ikan terbesar di dunia saat ini. 





Psst, tahukah kalau Indonesia adalah negara penangkap tuna terbesar di dunia, dengan volume tangkapan mencapai lebih dari 752 ribu ton pada tahun 2022, menyumbang sekitar 15% dari total tangkapan global.

Ada yang mau menambahkan?

Tulisan terkait :



gambar ilustrasi dari berbagai sumber





Sedikit tentang Konifer

Konifer adalah tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) yang biasanya berupa pohon hijau abadi (evergreen) dengan daun berbentuk jarum atau sisik berlapis lilin agar tak kehilangan air dan menghasilkan biji dalam runjung (cone) kerucut. Bentuk pohon kerucut untuk menggelincirkan salju. Dominan di hutan taiga/boreal di belahan bumi utara.  
Sedangkan pohon desidu (deciduous tree) adalah tumbuhan yang menggugurkan daunnya pada musim tertentu, misalnya musim gugur atau musim kemarau di daerah tropis.  
Kata “conifer” berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata conus (kerucut) dan ferre (membawa/menghasilkan). Jadi secara harfiah, “conifer” berarti “pembawa runjung/kerucut” atau “tumbuhan yang menghasilkan runjung/kerucut.”

Hutan taiga/boreal

Ada pengecualian unik: Larch (Larix spp.) adalah konifer tetapi bersifat desidu, artinya jarumnya gugur di musim dingin dan tidak semua pohon cemara adalah konifer karena banyak pohon cemara tidak bereproduksi melalui runjung kerucut berbiji.

Ciri tumbuhan konifer :
Ada banyak jenis konifer yang memiliki beberapa ciri umum.
1. Rujung (cone) : Semua konifer memiliki runjung (cone). Polong berbiji ini adalah alat reproduksi atau perkembangbiakan konifer. Runjung khas dari konifer adalah kayu dan ringan, tetapi beberapa konifer membuat runjung berdaging, seperti pada pohon yew.
2. Berdaun Jarum: Banyak konifer memiliki dedaunan yang seperti jarum atau berduri, khususnya konifer hijau.Daun-daun tumbuhan jenis konifer juga mempunyai lapisan lilin yang membuatnya mampu bertahan dalam suhu ekstrem sehingga tidak mudah patah ketika tertutup salju.
3. Bentuk segitiga: Ukuran dan bentuk konifer sangat bervariasi, mulai dari kayu merah raksasa (Red Wood) yang menjadi pohon terbesar di dunia hingga pohon juniper berukuran sedang. Adapun bentuknya, beberapa konifer tumbuh dalam segitiga berbentuk pohon Natal tradisional, sementara yang lain tumbuh rendah dan rata dengan tanah.


11 Jenis Konifer
Ada ratusan spesies konifer alami yang dapat ditemukan di seluruh dunia, tumbuh di iklim yang berbeda. Berikut adalah beberapa pohon konifer yang paling umum di dunia
1. Pinus: Pohon pinus adalah salah satu konifer yang paling dikenal di dunia, karena inilah yang paling sering ditemukan sebagai pohon Natal. Keluarga pinus (pinaceae) adalah keluarga konifer terbesar dan pohon Pinus mercusii adalah genus terbesar dalam keluarga pinus. Pinus adalah konifer hijau dengan dedaunan berduri hijau dan kerucut yang tumbuh di ujung cabang. 

Contoh : Pinus mercusii

2. Cemara: Pohon cemara (Sipres atau Cupressus) adalah konifer yang selalu hijau dengan dedaunan hijau cerah yang tumbuh secara vertikal dalam bentuk tipis seperti puncak menara. Ada beberapa spesies cemara yang tumbuh lebih menyukai iklim hangat. Pohon cemara botak adalah contoh konifer yang tidak selalu hijau, karena merontokkan dedaunannya di musim dingin. 

Contoh : Cupressus sempervirens

3. Cedar: Pohon cedar (Cedrus) adalah konifer hijau yang berasal dari daerah pegunungan. Mereka membutuhkan hujan lebat dan tanah yang mengalir dengan baik untuk menghindari akar basah. Cedar paling sering dibudidayakan untuk kayu. 

Contoh : Cedrus libani (Cedar Lebanon)

4. Larch: Pohon larch (Larix) adalah konifer gugur yang tumbuh di iklim yang lebih dingin di Amerika Serikat, Kanada, dan hutan Siberia Rusia. Mereka memiliki dedaunan seperti jarum yang berubah menjadi keemasan dan rontok di musim gugur. 

Contoh : Larix decidua (European Larch)

5. Yew: Pohon Yew (Taxus) adalah konifer hijau dengan jarum hijau datar. Mereka memiliki runjung merah hias dan dapat dibentuk menjadi topiaries, menjadikannya pilihan populer untuk lansekap rumah. 

Contoh : Taxus baccata (European Yew)

6. Juniper: Pohon juniper (Juniperus) adalah konifer hijau yang tumbuh menjadi pohon berukuran sedang. Mereka memiliki daun seperti sisik dan berbeda karena runjung berdagingnya menyerupai buah. Pohon Juniper biasanya berwarna biru tetapi bisa juga berwarna merah atau oranye. 

Contoh : Juniperus communis (Common Juniper)

7. Hemlock: Pohon Hemlock (Tsuga) adalah konifer hijau yang memiliki dedaunan hijau tua dan runjung kecil. Banyak ditemukan di Amerika Utara dan Asia. 

Contoh : Tsuga canadensis (Canadian Hemlock)

8. Spruce: Pohon  spruce (Picea)  dikenal karena jarum empat sisinya yang tumbuh di sekitar cabang pohon secara spiral. Spruce dapat tumbuh sangat tinggi dan menghasilkan runjung yang menggantung di dahan. spruce biru—terkenal karena dedaunan biru kehijauannya—adalah salah satu spesies terpadat di Amerika Serikat. 

Contoh : Picea abies (Norway Spruce)

9. Fir: Pohon Fir (Abies) dikenali dari jarumnya yang menempel dicabangnya dengan cangkir hisap di ujung jarum. Runjung mereka tumbuh ke atas dari dahan, membuat mereka tampak seimbang di dahan. 

Contoh : Abies alba (European Silver Fir)

10. Cemara Douglas: Cemara douglas (Pseudotsuga menziesii) memiliki jarum hijau lembut yang menyerupai dedaunan di pohon cemara. Runjung betina pada cemara Douglas berwarna merah cerah dan menyerupai bulu burung. 

Contoh : Pseudotsuga menziesii

11. Red wood: Red wood arau Pohon kayu merah berasal dari California dan merupakan pohon tertinggi di dunia. Mereka memiliki dedaunan jarum datar dan memiliki tingkat pertumbuhan hingga 400 tahun untuk mencapai kematangan.
Coast Redwood adalah pohon tertinggi di dunia; individu bernama Hyperion mencapai 115,92 m.
Giant Sequoia adalah pohon dengan volume kayu terbesar; pohon General Sherman memiliki volume sekitar 1.487 m³.
Dawn Redwood sempat dianggap punah, lalu ditemukan kembali di Tiongkok pada 1940-an, sehingga disebut “living fossil.”

Contoh Redwood : Giant Sequoia (Sequoiadendron giganteum).


Ada yang mau menambahkan? 

Tulisan lain:







Sedikit tentang Durian

Ada beberapa fakta-fakta unik terkait durian sebagai buah eksotis dari Asia tenggara yang juga dikenal sebagai "king of fruit", seperti :

1. Buah durian telah dikenal masyarakat Indonesia lebih dari 1.300 tahun lalu. Tertulis di prasasti Kayumwungan (Karangtengah) bertanggal 26 Mei 824. Buah durian juga terpahat di relief Candi Borobudur.

2. Deskripsi detail buah durian pertama ditemukan di buku berjudul Herbarium Amboinense. Buku ini ditulis oleh pakar botani Jerman, Georg Eberhard Rumphius, pada tahun 1741.

3. Pakar botani Alfred Russel Wallace menobatkan durian sebagai "raja buah". 


4. Setiap pohon durian menghasilkan sekitar 15-800 buah setiap musim. Berat buah umumnya berkisar antara 1-3 kilogram dengan diameter 14-18 cm, dan panjangnya mencapai 19-32 cm. 

5. Thailand merupakan negara penghasil dan sekaligus pengekspor durian komersil terbesar di dunia, sekitar 900.000 hingga 950.000 ton per tahun.

Petani durian di Thailand

6. Negara konsumen dan pengimpor durian terbesar saat ini adalah China, terutama melalui Hong Kong.

China (lewat Hongkong) adalah konsumen durian terbesar 

7. Banyak petani di Vietnam mengkonversi lahan kopi robusta menjadi kebun durian karena keuntungan durian jauh lebih tinggi dibanding kopi, berkat permintaan besar dari China lewat Hongkong. Akibatnya, produksi kopi robusta Vietnam turun signifikan sejak 2023.

Petani kopi di Vietnam beralih menjadi petani durian 

8. Durian gajah sangat fenomenal di Malaysia. Gajah yang menemukan durian masak yang jatuh dari pohon akan membungkusnya dengan daun atau rumput. Gajah akan menelan bulat-bulat durian dan gajah akan mengeluarkan kotoran yang masih berupa durian utuh, Durian gajah harganya bisa mencapai Rp 3 juta perbuah. Seperti halnya kopi luwak, mahal karena melalui tahap pematangan didalam perut gajah.Durian gajah konon memiliki rasa yang lebih legit dari durian biasa.

Durian gajah dari Malaysia

9. Durian termahal yang dijual di lelang adalah durian berjenis Kanyao yang berasal dari Thailand. Laku seharga 1,5 juta baht Thailand atau  744.594.180 rupiah ($47.784; £37.635), dan diraih oleh Maliwan Han Chai Thai dari pertanian Pa Toi Lung Mu di festival Raja Durian di Nonthaburi, Thailand pada 7 Juni 2019.


10. Durian tanpa duri alami (thornless durian) dapat terjadi secara alami akibat mutasi genetik, oleh karena itu jenis durian ini sangat langka dan memiliki tampilan mirip kelapa. Daging buah memiliki rasa yang manis dan lembut seperti durian biasa.

11. Memakan biji durian mentah berbahaya karena mengandung asam lemak siklopropena yang merupakan senyawa penyebab kanker. Biji harus dimasak terlebih dulu. Biji durian bisa dibuat menjadi keripik karena mengandung pati yang cukup tinggi seperti ubi, singkong atau nasi.


12. Pohon durian dapat tumbuh hingga berusia 150 tahun atau lebih. Pohon durian tertua di dunia yang pernah dilaporkan berusia 300 tahun berasal dari Thailand. Tingginya mencapai 50 m. Jumlah produksi buah menurun seiring usia pohon. Namun, kualitas buah yang dihasilkan akan meningkat seiring bertambahnya usia pohon. 

Pohon durian berusia tua

13. Durian tergolong dalam Kerajaan Plantae, Divisi Magnoliophyta, Kelas Magnoliopsida, Ordo Malvales. Namun durian termasuk dalam famili Malvaceae, sama seperti okra, kembang sepatu, kakao, dan kapas. Karena hasil tes DNA menunjukkan bahwa tanaman durian memiliki kekerabatan yang sangat erat dengan tanaman dari famili Malvaceae. Sebelumnya, durian diklasifikasikan ke dalam famili Bombacaceae. Sehingga dire-klasifikasikan kedalam famili Malvaceae. 


14. Meminum alkohol setelah makan durian dapat menyebabkan kematian. Enzim aldehid dehidrogenase (ALDH) yang bertanggung jawab mengatur metabolisme alkohol menjadi terhambat saat seseorang makan durian. Jadi, saat kita mengkonsumsi durian dan mengonsumsi alkohol, hal ini dapat meningkatkan toksisitas berlebihan hingga tubuh tidak dapat memetabolisir alkohol dengan cepat.

15. Di Singapura durian dikenal sebagai skunk of the orchard. Di Burma, dikenal dengan istilah du-yin. Di Filipina, disebut juga dulian. Di Thailand disebut : thurian, rian. Di Kamboja, disebut thu-réén. Di India, durian dikenal dengan nama civet fruit. Di Inggris, dikenal sebagai durian civet cat tree, civet fruit. Di Jerman, diistilahkan sebagai stinkfrucht. Di Spanyol disebut durio. Di Belanda, dikenal dengan sebutan Stinkvrucht.

Petani durian di Philipina 

14. Genus Durio terdiri dari 30 spesies, tetapi hanya 11 spesies yang dapat dimakan.19 durian endemis dari pulau Kalimantan seperti durian lahung atau tembranang (Durio dulcis), durian kerantungan (Durio oxleyanus) dan Lai (Durio kutejensis). 13 spesies ditemukan di Semenanjung Malaysia, 6 dikenal di Thailand, dan 7 di Sumatera. Dari 30 spesies, terdapat 9 buah durian yang lezat dikonsumsi, misalnya Durio dulcis Becc., Durio grandiflorus (Mast.) Kosterm. ET Soeg., Durio graveolensBecc., Durio kutejensis Becc., Durio lowianus, Durio oxleyanus Griff., Durio testudinarum Becc., dan Durio zibethinus (Durio acuminatissima).

15. Di Asia Tenggara terdapat lebih dari 500 varietas durian. Thailand memiliki lebih 300 varietas durian. Indonesia dan Malaysia masing-masing memiliki lebih dari 100 varietas.

16. Di Indonesia, terdapat beberapa varietas durian lokal misalnya: durian Matahari, durian Nangan, durian Pelangi Atururi, durian Salisun, dan durian Sitokong. Beberapa daerah di Indonesia juga dikenal buah durian yang berciri khas etnis. Di Minangkabau : durian Lereng atau Tebing, durian Parak Kopi, durian Lenggang Kamang, durian Datuk Sati, durian Sahalai Sarawa, durian Taba, durian Kampih. Di Sumatera Utara : durian Emas dan durian Jantung. Di Sumatera Selatan: durian Kepala Rusa, durian Tembaga, durian Bantal, durian Bantal Mas (Muara Enim). Di Kalimantan Tengah : durian Belunek, durian Gantar Bumi, Durian Undang, atau Otak undang (Katingan). Di Kalimantan Timur : durian Selisun, durian Aji Kuning, durian Lae Mahakam. Di Papua: durian Mentega (Manokwari), durian Susu, durian Gajah,p durian Juring Panjang, durian Duri Panjang, durian Krakbum.

Pasar durian

17. Di Thailand varietas : durian Kradum, durian Monthong, dan durian Puang Manee.

18. Di Malaysia, ada varietas: durian Beserah, durian Bukit Merah, dan durian Kop Kecil.

19. Satu buah durian utuh seberat satu kilogram memiliki sekitar 1.530 kalori. 



20. Rasa dan aroma buah durian berasal dari senyawa-senyawa volatil (mudah menguap) seperti gugus aldehid, ester, sulfur, keton, ester,  serta alkohol. misalnya: ester (etil propanoate, metil-2-metilbutanoat, propil propanoat), sulfur (dietil disulfid, dietil trisulfid, ethanetiol), tioasetal (1-(metiltio)-propan), tioester (1-(metiltio)-etan), tiolan (3,5-dimetil -1,2,4-tritiolan isomer), serta alkohol (etanol).

21. Berdasarkan riset ahli medikopomologi (buah berkhasiat medis dan kesehatan) Dito Anurogo,  Dosen FKIK Unismuh Makassar yang juga pengurus Asosiasi Sel Punca Indonesia, bau khas durian terkait dengan keberadaan persenyawaan belerang, 3, 5-dimetil-1,2,4-trithiolane, etil 2-methylbutanoate, di dalam daging buah. Daging buah durian juga mengandung asam amino serotoninergik triptofan dan beta-galaktidase.

22. Dalam setiap 100 gram porsi durian yang dapat dimakan. Buah durian mengandung karbohidrat (27,9 gram), lemak (3,4 gram), protein (2,6 gram), kalori (153), kelembaban (64,1 gram), mineral (103,9 gram), beta-karoten (140 mg), vitamin B1 (0,1 mg), vitamin B2 (0,13 mg), dan vitamin C (23,2 mg) 

23. Durian kaya polifenol, seperti: flavonoid (flavanon, flavonol, flavon, flavanol, antosianin), asam fenolat (asam sinamat dan asam hidroksibenzoat), tannin, dan komponen bioaktif seperti : karotenoid dan asam askorbat, asam vanillat, asam ferulat, asam p-coumaric, asam caffeic.

24. Kayu durian mengandung boehmenan, androst-1,4-dien-3,7-dione (Boldione), fraxidin. 

25. Batang dan ranting durian mengandung persenyawaan asam maslinat, asam arjunolat, fraxidin, scopoletin.

26. Durian memiliki khasiat etnofarmakomedisin (obat tradisional). Misalnya: daging durian berkhasiat sebagai anticacing.Aktivitas antibakteri ditunjukkan oleh senyawa (+)-(R)-deOmethyllasiodiplodin melawan Bacillus subtilis, Salmonella enteritidis, dan Staphylococcus aureus. Aktivitas antioksidan ditunjukkan oleh senyawa asam maslinat, threo-carolignan X, fraxidin, protokatekuat metil derivatif benzoat. Aktivitas antiradang (anti-inflamasi) ditunjukkan oleh senyawa eucryphin dan scopoletin.

Dari perspektif etnofarmakologi masyarakat Dayak, air rebusan kulit batang dapat mengatasi diare dan sariawan, rebusan bunga sebagai pereda demam. Di Malaysia, rebusan daun dan akar berguna sebagai obat penurun panas. Jus daun dioleskan pada kepala penderita demam. Daunnya digunakan untuk mandi penderita penyakit kuning. Ramuan daun dan buah untuk mengempiskan pembengkakan dan memulihkan penyakit kulit. Daging buah dipercaya sebagai afrodisiak dan bakteriostatik. (Sah BP, dkk, 2014). 

28. Durian memiliki bioaktivitas sitotoksik atau mampu melawan sel yang berbahaya seperti sel tumor atau sel kanker. Asam maslinat pada durian mencegah proliferasi atau berkembang biaknya sel tumor SK-OV-3 (sel telur), SK-MEL-2 (melanoma), HCT15 (usus besar ataukolon), A549 (sel kecil pada paru-paru / non small cell lung), dan XF498 (sistem saraf pusat). Lignan seperti boehmenan teruji sitotoksisitas melawan cell lines T47D (kanker payudara perempuan) dan cell lines HeLa. Boehmenan menaklukkan cell lines Lu1(kanker paru-paru), LNCaP (prostat manusia), MCF-7 (cell lines kanker payudara perempuan ), dan human umbilical vein endothelial cells (HUVEC). Boehmenan bersifat sitotoksik terhadap A549 (cell line epitel adenokarsinoma paru-paru manusia) dan cell lines MCF-7. Boehmenan menghambat replikasi HIV pada sel-sel limfosit H9. Scopoletin bersifat sitotoksik melawan sel-sel leukemia murine P388. Senyawa 2,6-Dimethoxy-p-benzoquinone mampu melawan cell line P388 serta Hep G2 (hematoma manusia) dan cell lines Hep 2,2,15 (Hep G2 ditransfeksi dengan virus hepatitis B). Asam arjunolat mampu meniadakan kardio toksisitas doxorubicin tanpa bertentangan dengan efek antitumornya. 

29. Hasil olahan-olahan durian menjadi kekayaan kuliner nusantara.

Ada yang mau menambahkan? 


Postingan terkait :

01. Sedikit tentang Afrodisiak 

02. Sedikit tentang memilih Durian

03. Sedikit tentang Rekor-rekor Nutrisi Buah




ilustrasi dibuat oleh meta dan chatgpt


Terimakasih sudah berkomentar