Sedikit tentang Format Font Digital
28 Jul 2026 by yoxx
Saat memgunduh file-file font untuk menambah perbendaharaan gaya tipografi, sering kita dapati berbagai macam ekstensi file font digital yang berbeda-beda.Ternyata perbedaan itu akibat font-font digital yang berkembang.
Sejarah font digital dimulai dari era bitmap di tahun 1960–1970-an, lalu berkembang ke outline berbasis vektor dengan PostScript (1984), TrueType (1991), OpenType (1996), hingga web fonts (2000-an) dan variable fonts (2016). Evolusi ini membuat tipografi semakin fleksibel, berkualitas tinggi, dan mudah diakses di berbagai platform.
- TrueType Font .ttf : Dikembangkan oleh Apple & Microsoft sejak akhir 1980-an. Standar paling umum dan universal (Windows, macOS, iOS, Unix/Linux/Android).
- Open Type Font .otf : Penerus TTF buatan Adobe & Microsoft. Mendukung fitur tipografi tingkat lanjut (seperti ligatures, variasi glyph, fractions, stylistic sets). ini adalah format dengan kualitas tipografi tertinggi untuk pencetakan dan desain profesional. Universal (Windows, macOS/iOS, Linux/Android).
- True Type Collection/Open Type Collection .ttc / .otc : Kumpulan (bundle) beberapa font TTF/OTF ke dalam satu file tunggal untuk menghemat ruang simpan. macOS/iOS, Windows, Unix/Linux/Android (sering dipakai oleh Apple).
- Web Open Font Format .woff : Versi kompresi TTF/OTF dalam format zlib yang dirancang khusus untuk website agar pemuatan (loading) halaman jauh lebih cepat. Didukung oleh semua OS modern dikembangkan oleh Mozilla dan W3C sejak 2009 (melalui browser di macOS,/iOS, Unix/Linux,/Android, Windows).
- Web Open Font Format2 .woff2 : Generasi terbaru dari WOFF dengan kompresi yang jauh lebih tinggi menggunakan algoritma kompresi lBrotli yang lebih efisien dengan sekitar 30% lebih ringan dari WOFF1. Inii adalah standar utama web modern dikembangkan sejak 2018. Didukung oleh semua OS modern (melalui browser di macOS,/iOS,Windows, Unix/Linux,/Android).
- Embedded OpenType .eot : Format font buatan Microsoft khusus untuk Internet Explorer (IE). Sudah usang (obsolete) dan hampir tidak digunakan lagi.
- Scalable Vector Graphics Fonts .svg .svgz : Format font berbasis vektor. Dulu sempat digunakan di iOS versi awal (iOS 4 ke bawah) dan web lama, sekarang sudah ditinggalkan (obsolete).
- PostScript Type 1 .pfb .pfm .pfa .afm : Format font jadul buatan Adobe untuk mesin cetak profesional. Adobe menghentikan pada 2023.
- Datafork TrueType .dfont : Format font lama pada Apple macOS klasik. Sekarang mayoritas sudah digantikan oleh .ttf, .otf, atau .ttc.
- Variable Fonts, (Bukan ekstensi baru - tetap menggunakan .ttf atau .otf) : Variable Fonts adalah teknologi baru di mana satu file font bisa mencakup semua ketebalan (Thin, Light, Regular, Bold, Black) dan kemiringan secara fleksibel. Diperkenalkan tahun 2016 oleh Adobe, Apple, Google, dan Microsoft. Didukung penuh oleh macOS, iOS, Linux, Windows, serta semua browser modern.
Penggunaan font digital:
- Desktop/Mobile (Windows, macOS, iOS, Linux, Android): mendukung penuh TTF, OTF, TTC, serta Variable Fonts.
- Web: standar utamanya adalah WOFF & WOFF2.
- Linux/Unix/Android: menggunakan FreeType secara bawaan (native) sehingga mendukung format TTF, OTF, TTC, WOFF, WOFF2.
- Legacy font yang sudah ditinggalkan: EOT, SVG Fonts, Type 1, DFONT.
Ada yang mau menambahkan?
Tulisan terkait :
Gambar-gambar ilustrasi dibuat oleh dalle3
#AdobeFonts #GoogleFonts #MyFonts #Fontspring #Linotype #Monotype


Posting Komentar