Sebenarnya variasi olahan kopi itu hampir tidak terbatas karena setiap negara atau kedai kopi sering punya kreasi unik sendiri. 

  • Kopi Hitam tubruk adalah cara penyeduhan yang paling jujur, tinggal memasukkan biji kopi yang ditumbuk/ditubruk ke cangkir lalu diseduh dengan air panas tanpa filter sehingga berampas. Khas tradisional Indonesia bukan Tobruk Libya. Metode tubruk ini mirip dengan teknik Cupping yang digunakan para ahli kopi profesional (Barista/Q-Grader) untuk menilai kualitas rasa biji kopi dunia.
  • Kopi Hitam Tetes (Drip Coffee): Dibuat dengan cara menuangkan air panas ke bubuk kopi yang ada di atas filter (seperti V60, mesin kopi rumahan,  atau French Press seperti Chemex, atau Kalita). 

mesin espresso 

  • Espresso adalah dasar dari semua kopi pekat yang dibuat dengan mengekstraksi bubuk kopi halus menggunakan air panas bertekanan tinggi, espresso dibuat dengan mesin bertekanan tinggi sehingga rasanya pekat dan ada crema.

Namun, kalau kita bicara soal olahan kopi klasik berbasis kopi hitam (Espresso) yang umum, setidaknya ada 3 kelompok:

  1. Kelompok Kopi Hitam (Tanpa Susu) seperti : Espresso,Americano, Long black, Ristretto. 
  2. Kelompok Kopi Susu (Milk-Based/latte), Kopi yang dicampur susu dan turunannya, seperti Cappuccino, Cafe latte, Machiato, Moccachino.
  3. Kelompok Kopi Dingin & Dessert (Freddo) : Kopi yang diblender dengan es (seringkali ditambah sirup atau whipped cream) seperti Afogato, Cold brew, Frappe.

Ok, ini kelompok penyajian minuman kopi:

1. Kelompok 1 : Kopi Hitam

  • Espresso: Dasar dari semua kopi, pekat dan bervolume kecil (sekitar 30ml)
  • Americano: Espresso yang ditambah air panas.
  • Long Black: Mirip Americano, tapi air dituang duluan baru dipress (menghasilkan crema yang lebih kuat).
  • Ristretto: Espresso yang dibuat dengan lebih sedikit air, sehingga rasanya lebih manis dan kurang pahit.
  • Red Eye: Kopi hitam biasa (drip coffee) ditambah 1 shot espresso.
  • Black Eye: Kopi hitam ditambah 2 shot espresso.
  • Dead Eye: Kopi hitam ditambah 3 shot espresso. (Hati-hati, jantung bisa berdebar kencang setelah minum ini!)
  • Ristretto (Si Manis yang Singkat), Ristretto berarti "terbatas", Menggunakan sejumlah bubuk kopi yang sama dengan espresso, tapi air yang digunakan hanya setengahnya. Waktu ekstraksinya pun lebih singkat. Karena hanya mengambil sari kopi di awal kucuran, rasanya jadi lebih manis, lebih kental, dan tidak terlalu pahit.
  • Lungo (Si Pahit yang Panjang), Kebalikan dari Ristretto. Lungo berarti "panjang".  Espresso yang ditarik lebih lama dengan air yang lebih banyak (sekitar 60-90 ml). Karena air mengalir lebih lama melewati bubuk kopi, rasa pahit dan aroma smoky (sangrai) jadi lebih keluar. Rasanya lebih tipis dibanding espresso biasa, tapi jauh lebih pahit.
  • Doppio (Si Ganda), Ini istilah simpel untuk double shot espresso 

Kelompok 2 : Kopi dengan susu (caffe latte) 

  • Cappuccino: Perpaduan seimbang espresso, susu panas, dan busa susu tebal (biasanya 1:1:1).
  • Caffe Latte: Lebih banyak susu panas dan busa tipis (lebih creamy).
  • Piccolo: Sering disebut "latte kecil", menggunakan ristretto dan sedikit susu, disajikan di gelas kecil.
  • Flat White: Populer di Australia/NZ, hampir tidak ada busa, teksturnya sangat halus.
  • Macchiato: Espresso yang diberi "noda" berupa sedikit busa susu di atasnya.
  • Moccachino (Mocha): Campuran espresso, cokelat, dan susu.
  • Con Panna artinya "dengan krim". Ini adalah satu atau dua shot espresso yang diberi topping whipped cream (krim kocok) melimpah di atasnya.
  • Cortado (Si Penengah Spanyol), Berasal dari bahasa Spanyol (cortar artinya memotong). Kopi ini berada di tengah-tengah antara Macchiato dan Flat White.
  • Dirty Chai Latte (Kopi Rempah) Chai latte (teh rempah dengan susu) yang diberi "kotoran" berupa satu shot espresso. 
  • Breve (dari USA) , Espresso + Half-and-half (campuran susu & krim), Sangat berlemak dan super creamy.
  • Galao (khas Portugal), Espresso + banyak busa susu, Mirip latte tapi lebih ringan.
  • Einspänner (asal Wina, Austria), Espresso + air + whipped cream tebal, Kopi tidak diaduk, biarkan kopi lewat di bawah.
  • Espresso Bicerin (Tiga Lapis dari Turin). Ada tiga lapisan yang tidak boleh diaduk: Cokelat panas di dasar. Espresso di tengah dan Krim kental atau busa susu diatas.

Kelompok 3 : Kopi dingin (freddo) 

  • Cold Brew: Kopi yang direndam air dingin selama 12-24 jam (bukan diseduh panas).
  • Affogato: Satu sekop es krim vanila yang disiram espresso panas.
  • Frappe/frappuccino : kopi yang dikocok dengan es hingga berbuih (frothy).
  • Espresso Romano (Sentuhan Segar) Espresso disajikan dengan irisan kulit lemon (atau jeruk nipis) di sampingnya.
  • Mazagran (Kopi Lemon dari Portugal), Sering disebut sebagai "es kopi pertama di dunia". Campuran espresso, es batu, gula, dan perasan lemon. Kadang ditambah sedikit daun mint.
  • Espresso Martini (Espresso pesta) , Espresso dikocok dengan es batu, sirup, dan terkadang sedikit alkohol (vodka) sampai berbusa sangat halus.
  • Shakerato (Espresso kocok), Espresso panas dimasukkan ke dalam shaker bersama banyak es batu dan sedikit gula, lalu dikocok sekuat tenaga. Kopi keluar dengan suhu dingin tapi memiliki busa (foam) yang sangat tebal dan lembut, hampir mirip tekstur bir hitam.
  • Espresso Corretto (Kopi yang dikoreksi) Espresso yang ditambah sedikit "suntikan" minuman keras biasanya Grappa, Sambuca, atau Brandy.

Ada yang mau menambahkan?


Tulisan terkait :

  1. Sedikit tentang kopi terbaik dan terkenal
  2. Fakta-fakta unik kopi
  3. Sedikit tentang Kafein
  4. Sukses Starbucks coffee dan Howard Schultz 
  5. Manfaat kopi untuk kesehatan

  • Latte artinya "Susu".
  • Macchiato artinya "Noda" atau "Tanda", karena espressonya diberi noda sedikit busa susu.
  • Cappuccino: Diambil dari nama biarawan "Capuchin" karena warna kopinya mirip dengan warna jubah mereka.



#caramenikmatikopi

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkomentar