Sedikit tentang hormon pada manusia
6 Okt 2024 by yoxx
Kemarin bertemu dengan teman lama yang menderita kelainan hormonal yang paling umum diderita oleh manusia: diabetes mellitus.
Penyakit ini terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan hormon insulin yang cukup atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik. Diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti penyakit jantung, kerusakan saraf, dan masalah ginjal.
Apa itu hormon?
Hormon adalah senyawa kimia yang mengatur berbagai fungsi tubuh, seperti metabolisme, pertumbuhan, perkembangan, suasana hati, fungsi seksual, dan bahkan siklus tidur.
Hormon dihasilkan oleh kelenjar atau organ yang berfungsi untuk memproduksi dan melepaskan hormon ke dalam tubuh manusia, misal hipotalamus, kelenjar pituitari (kelenjar hipofisis), kelenjar tiroid (dileher bagian depan), kelenjar adrenal (di ginjal), pankreas, dan gonad (ovarium pada wanita dan testis pada pria).
Hormon pada manusia yang diketahui saat ini lebih dari 50 macam,
Berikut adalah beberapa hormon penting yang ada dalam tubuh manusia beserta fungsinya:
- Growth Hormone (GH) pada organ/kelenjar Pituitari fungsi Pertumbuhan & metabolisme
- Insulin. pada organ/kelenjar Pankreas fungsi Menurunkan gula darah
- Glukagon pada organ/kelenjar Pankreas fungsi Menaikkan gula darah
- Tiroksin (T4) pada organ/kelenjar Tiroid fungsi Metabolisme basal
- Triiodotironin (T3) pada organ/kelenjar Tiroid fungsi Metabolisme energi
- Kortisol pada organ/kelenjar Adrenal fungsi Respon stres.
- Aldosteron pada organ/kelenjar Adrenal fungsi Keseimbangan garam & air.
- Adrenalin (Epinefrin) pada organ/kelenjar Adrenal fungsi Respon fight-or-flight.
- Noradrenalin pada organ/kelenjar Adrenal fungsi Respon stres.
- Estrogen pada organ/kelenjar Ovarium fungsiReproduksi wanita.
- Progesteron pada organ/kelenjar Ovarium fungsi Siklus menstruasi & kehamilan.
- Testosteron pada organ/kelenjar Testis/Ovarium fungsi Reproduksi & otot.
- Melatonin pada organ/kelenjar Pineal fungsi mengatur Siklus tidur.
- Serotonin pada organ/kelenjar Otak fungsi mengatur Mood, apetit, siklus tidur & kesehatan mental.
- Dopamin. Otak pada organ/kelenjar fungsi Fokus, memori, suasana hati & motivasi.
- Oksitosin pada organ/kelenjar Pituari fungsi Ikatan sosial, kontraksi melahirkan.
- Paratiroid (PTH) pada organ/kelenjar Ovarium fungsi Kalsium darah.
- Antidiuretik (ADH) pada organ/kelenjar Pituitari fungsi Keseimbangan air.
- Luteinizing Hormone (LH) pada organ/kelenjar Ovarium fungsi Ovulasi.
- Follicle Stimulating Hormone (FSH) pada organ/kelenjar Pituitari fungsi merangsang pematangan sel telur pada wanita & produksi sperma pada pria.
- Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) pada organ/kelenjar Hipotalamus dungsi Merangsang LH & FSH.
- Thyrotropin Releasing Hormone (TRH) pada organ/kelenjar Hipotalamus fungsi Merangsang TSH.
- Corticotropin Releasing Hormone (CRH) pada organ/kelenjar Hipotalamus. fungsi Merangsang ACTH.
- Growth Hormone Releasing Hormone (GHRH) pada organ/kelenjar Hipotalamus. fungsi Merangsang GH.
- Somatostatin (GHIH) pada organ/kelenjar Hipotalamus/Pankreas. Menghambat GH.
- Prolactin Releasing Hormone (PRH) pada organ/kelenjar Hipotalamus. Merangsang prolaktin.
- Melanocyte Stimulating Hormone (MSH) pada organ/kelenjar Pituitari. Pigmentasi kulit.
- Adrenocorticotropic Hormon (ACTH) pada organ/kelenjar Pituari fungsi Merangsang kortisol.
- Thyroid Stimulating Hormone (TSH) pada organ/kelenjar Pituari fumgsi Merangsang kelenjar tiroid.
- Leptin (adipokine) pada organ/kelenjar Jaringan lemak fungsi Mengatur nafsu makan.
- Ghrelin pada organ/kelenjar Lambung fungsi Merangsang nafsu makan.
- Peptida YY (PYY) pada organ/kelenjar Usus fungsi Mengurangi nafsu makan.
- Kolekistokinin (CCK) pada organ/kelenjar Ususfungsi Pencernaan & kenyang.
- Sekretin pada organ/kelenjar Usus 12 jari. Merangsang pankreas.
- Gastrin pada organ/kelenjar Lambung. Produksi asam lambung.
- Hormon pelepas melanosit (MRH/MIH) pada organ/kelenjar Hipotalamus, fungsi Merangsang / menghambat produksi melanin.
- Calcitonin pada organ/kelenjar Tiroid. fungsi Menurunkan kalsium darah.
- Thymosin pada organ/kelenjar Timus. fungsi Pematangan sel T (imunitas).
- Relaxin pada organ/kelenjar Ovarium/Plasenta fungsi Melonggarkan ligamen panggul.
- hCG (Human Chorionic Gonadotropin) pada organ/kelenjar Plasenta fungsi Menjaga kehamilan awal dengan merangsang produksi progesteron.
- hPL (Human Placental Lactogen) pada organ/kelenjar Plasenta fungsi Mengatur metabolisme ibu agar nutrisi lebih banyak dialirkan ke janin.
- Inhibin pada organ/kelenjar Ovarium/Testis fungsi Menghambat FSH.
- Activin pada organ/kelenjar Ovarium/Testis fungsi Merangsang FSH.
- Kisspeptin pada organ/kelenjar Hipotalamus fungsi Mengatur pubertas & GnRH.
- Endorphins (beta-endorphin) pada organ/kelenjar Otak fungsi Penghilang rasa sakit alami.
- Enkephalins pada organ/kelenjar Otak fungsi Modulasi nyeri.
- Adiponectin pada organ/kelenjar Jaringan lemak fungsi Metabolisme glukosa & lemak.
- Resistin pada organ/kelenjar Jaringan lemak fungsi Resistensi insulin.
- Thrombopoietin (TPO) pada organ/kelenjar Hati/Ginjal. Produksi trombosit.
- Erythropoietin (EPO) pada organ/kelenjar ginjal fungsi Produksi sel darah merah.
- Motilin pada organ/kelenjar Usus fungsi Pergerakan usus.
- Neurotensin pada organ/kelenjarUsus/Otak. Pencernaan & sistem saraf.
- Histamin pada organ/kelenjar Sel mast, basofil fungsi Respon alergi, Mengatur asam lambung, Vasodilatasi (melebarkan pembuluh darah).
- Anandamide (Endocannabinoid) pada organ/kelenjar Otak fungsi mengatur rasa senang, mengurangi stres, mengatur nafsu makan dan memori.
- Endotelin pada organ/kelenjar Sel endotel pembuluh darah fungsi Mengatur penyempitan pembuluh darah, Mengontrol tekanan darah.
- Renin pada organ/kelenjar ginjal fungsi Mengatur tekanan darah Memulai sistem renin–angiotensin–aldosteron (RAAS).
- Atrial Natriuretic Peptide (ANP) pada organ/kelenjar Jantung (atrium) fungsi Menurunkan tekanan darah, Meningkatkan ekskresi natrium oleh ginjal.
- Hepcidin pada organ/kelenjar Hati fungsi Mengatur metabolisme zat besi, Mengontrol penyerapan dan pelepasan besi.
- Angiotensinogen pada organ/kelenjar Hati Prekursor angiotensin I dan II , Mengatur tekanan darah.
- Incretin (GLP‑1 dan GIP) pada organ/kelenjar usus fungsi merangsang pelepasan insulin, Menghambat pelepasan glukagon, memperlambat pengosongan lambung.
- Somatotropin (GH) versi perifer: IGF‑1 pada organ/kelenjar hati fungsi pertumbuhan tulang dan jaringan, Efek anabolik tubuh.
- Angiotensin I angiotensinogen pada organ/kelenjar (hati) melalui enzim renin (ginjal) fungsi prekursor angiotensin II.
- Angiotensin II angiotensinogen pada organ/kelenjar (hati) melalui enzim renin (ginjal) fungsi meningkatkan tekanan darah, merangsang pelepasan aldosteron.
- Prostaglandin pada organ/kelenjar hampir semua jaringan fungsi mengatur inflamasi, kontraksi otot polos, Mengatur suhu tubuh.
- Thromboxane pada organ/kelenjar Trombosit fungsi Pembekuan darah, Vasokonstriksi.
- Leukotriene pada organ/kelenjar sel imun fungsi respon inflamasi, reaksi alergi dan asma.
- Visfatin (adipokine) pada organ/kelenjar jaringan lemak viseral fungsi mengatur metabolisme glukosa.
- Omentin (adipokine) pada organ/kelenjar lemak visceral fungsi Meningkatkan sensitivitas insulin.
- Adiponectin (adipokine) pada organ/kelenjar jaringan lemak viseral fungsinya mencegah resistensi insulin.
Well, Selain diabetes, beberapa kelainan hormonal lainnya yang sering terjadi meliputi:
- Hipertiroidisme: Kondisi di mana kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroksin, yang dapat mempercepat metabolisme tubuh.
- Hipotiroidisme: Kondisi di mana kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon, menyebabkan gejala seperti kelelahan, kenaikan berat badan, dan depresi.
- Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS): Gangguan hormon reproduksi yang menyebabkan menstruasi tidak teratur dan dapat mempengaruhi kesuburan.
- Sindrom Cushing: Terjadi ketika tubuh menghasilkan terlalu banyak hormon kortisol, yang dapat disebabkan oleh penggunaan obat kortikosteroid dosis tinggi atau tumor pada kelenjar adrenal
Anyway get well soon, Bes..
Tulisan lain :
- Sedikit tentang tidur
- Sedikit tentang gula
- Hormon tanaman untuk pertumbuhan
- Hormon tanaman untuk pertahanan
- Sedikit tentang fakta dan keunikan otak manusia
- Sedikit tentang feromon
- Sedikit tentang virus biologi



Posting Komentar