Sedikit tentang Ikebana

Ternyata tidak asal merangkai dekorasi  bunga, ikebana merupakan sebuah disiplin ilmu untuk dapat lebih dekat dengan alam yang sudah berumur 7 abad. 

Ikebana (secara harfiah berarti "memberi kehidupan pada bunga") adalah seni merangkai bunga Jepang, di mana penataan tersebut mendekatkan alam dan umat manusia.

Bentuk, Bentuk-bentuk dalam Ikebana didasarkan tiga titik yang mewakili langit, bumi, dan manusia. Bentuk dan warna bunga sangatlah penting; namun tidak seperti adat istiadat barat, penekanannya diberikan pada dekoratif batang, daun dan bunga. Ikebana berakar pada filsafat Tiongkok dan Buddha. Inti dari Ikebana adalah esensi harmoni, minimalis, musim, simbolisme dan makna penataannya. 

Sejarah,  Ikebana dikembangkan dari ritual persembahan bunga Buddha sejak abad ke-6. Awalnya persembahan ini bersifat informal, namun berkembang di Jepang menjadi ritual yang lebih ditentukan di mana bunga disajikan dalam wadah sekitar abad ke-10. 

Ikebana juga dikenal sebagai "Kado" (secara harfiah diterjemahkan sebagai jalan bunga), yang merupakan salah satu seni pohon klasik Jepang, bersama dengan Chado (upacara minum teh) dan Kodo (dupa).

Berbeda dengan seni merangkai bunga dari Barat yang bersifat dekoratif, Ikebana berusaha menciptakan harmoni dalam bentuk linier, ritme dan warna. Ikebana tidak mementingkan keindahan bunga tetapi lebih kepada aspek pengaturannya menurut garis linier. 

Genre,  Genre pertama berasal dari awal Ikebana dan disebut Kuge; terdiri dari batang tinggi tegak, disertai dua batang kecil. 

Kuge

Rikka, bunga berdiri sebagai gaya tradisional  lewat ekspresi keindahan Buddhis dan tatanan alam yang tertata.7 gaya Rikka, yaitu: shin, shin-kakushi, soe, soe-uke, mikoshi, nagashi dan maeoki.

Rikka

Chabana, kesederhanaan pedesaan dan minimalis, sering digunakan untuk upacara minum teh.

Chabana

Seika/Shoka, desain ikebana yang tidak terlalu formal tetapi masih tradisional.  terdiri dari tiga cabang yang melambangkan surga (ten), bumi (chi) dan manusia (jin).

Sokha

Jiyuka, desain kreatif, tidak terbatas pada bunga.

Jiyuka


Ada yang mau menambahkan? 


Tulisan terkait :


Foto-foto dari Pinterest, kredit milik fotografernya.







1 komentar:

    On 4/13/2024 6:58 PM Anonim mengatakan...

    setelah dokkodo musashi, bonsai, koi, nihon teien, sekarang ikebana.. kau benar benar wibu cak.

     

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkomentar