sedikit tentang format kartun

Anda pernah merasa sangat berbakat dalam menggambar kartun, pernah menggambar sepuasnya dengan pensil atau pena gambar kemudian karena dirasa sangat lucu dan dengan penuh keberanian mengirimkan kepada media massa ternama, setidaknya berharap agar dapat termuat dan (syukur) dapat honor.

Hari berganti hingga berganti minggu, minggu berganti bulan... "kok gak dimuat ya?" batin anda berulang-ulang... kalau pernah mengalami hal demikian bearti anda tidak sendirian di planet ini, karena saya pun sering.


Ternyata, ada beberapa syarat teknis atau format kartun yang harus kita ketahui, untunglah beberapa orang baik di mailing list pakarti at yahoogroups memberi saran:
1. mas oet toyo:
  • kertas cukup HVS 70gr/80gr ukuran 1/4 lembar 
  • yang penting tinta hitam: spido l/ drawingpen 
  • kuncinya : kirim dan kirim terus, kalau sudah bosen kirim surat protes.. (nah lo)
2. mas rahardi '"heng" hadining;
  • biasanya ukuran kertas minimal 1/4 A4 (kertas A4 dibagi 4), tetapi tidak menutup kemungkinan kalau kita membuat lebih besar ukurannya, tinggal melihat kartun yang akan kita buat (ada media yang menerima via email seperti tempo)
  • mengenai pena, sebaiknya menggunakan pena yang agak tebal agar tidak ada masalah didalam pencetakan kartun pabila dimuat (pena bisa spidol atau pena lain sesuai kebiasaan)
  • kartun bisa berwarna atau hitam putih, sebaiknya menyesuaikan media yang akan kita kirim.
  • mengenai tema kartun, biasanya media ada yang sudah menentukan tema tetapi ada juga yang bertema bebas, jika kurang jelas, anda bisa langsung menanyakakan ke media yang akan kita kirimi, pasti lebih tepat persyaratan yang dikehendaki media tersebut.
3. mas giant sugianto;
  • Untuk ukuran kartun, kita bisa menggunakan diagonal ukuran kartun yang sudah pernah terbit, caranya: titik sudut kiri bawah di tarik garis lurus dengan titik sudut kanan atas, besaran ini berlaku pada semua ukuran media, untuk kertas, idealnya yang 80 gram (A4,A3) ke atas
  • Material boleh rapido atau spidol snowman atau merk lain.Perhatikan ketebalan garis dan kepekatan tinta.
  • Untuk pengiriman dapat memakai sampul apa aja, yang penting rapi dan bersih, jangan lupa bubuhi "naskah kartun" di sudut kiri sampul, dan di tujukan kepada redaksi yang mengampu pada rubrik tersebut.
  • Yang terpenting adalah usaha terus menerus untuk mengirim sambil mencermati selera tingkat kelucuan media yang dituju. Biasanya redaksi mempertimbangan ide originalitas yang menjadi prioritas terbit.
Imajinasi tak bisa diajarkan - chung in kyung; doktor kartun pada departemen kartun di universitas seika, kyoto
Terimakasih banyak untuk resep-resepnya Mas, Nah ternyata banyak yang setuju kalau terus mengirim dengan penuh ide lucu orisinalah yang bisa diterima, atau kalau ingin tahu  tentang kartun dalam format digital? klik disini

foto-foto milik corbis.com, kredit milik fotografernya 




8 komentar:

    wuih km bnyk bngt bakatnya yoxx...

    km kartunis ya yoxx ^_^
    wuih arek seni

     
    On 9/21/2008 7:46 AM yoxx mengatakan...

    ahh :blushes:

     
    On 9/22/2008 1:46 PM Anonim mengatakan...

    tapi lebih enak nikmatin kartun ko kang,

    hehehe...

     
    On 9/25/2008 7:44 AM ujan mengatakan...

    kasih sample donk.. :D

     
    On 10/13/2008 4:16 PM Anonim mengatakan...

    Informasinya bagus mas ^^! Salut....

     
    On 1/24/2009 12:26 AM Anonim mengatakan...

    Nice site you have here..
    Thanks for the info..I'll use this a lot

     
    On 2/01/2009 5:30 AM Triagus mengatakan...

    oooo.... jadi gitu to?
    baru tau,aku jg pernah ngalamin kek gitu,tp mgkin kartunku yg gak memenuhi syarat ya?
    numpang nanya,spidol yg dipake buat ngartun(warna) tu apa sih?
    thanx infonya ngebantu.

     
    On 2/04/2009 12:06 PM yoxx mengatakan...

    spidol hitam aja.. :)

     

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkomentar