Sedikit tentang Komik Franco-Belgia
3 Agu 2026 by yoxx
Bongkar-bongkar gudang, nemu beberapa komik Belgia yang nemani masa kecil.
Ada Lucky Luke, Smurf, Steven Sterk, Achille Talon, Asterix dan tentu saja Tintin yang di Indonesia diterbitkan oleh Indira.
Tintin dan Snowy - George Remi
Komik Belgia atau Komik kontinen Eropa ini biasa disebut Franco-Belgian comic, Bande dessinée (Prancis), Stripverhalen (Belanda) adalah istilah untuk gambar strip berbahasa Prancis yang berkembang di Prancis dan Belgia.
Menariknya, tradisi ini punya dua “aliran besar”:
Sekolah Marcinelle (Dupuis/Spirou): gaya lebih humoris, dinamis, karikatural.
Sekolah Brussels (Tintin/Le Lombard): gaya lebih realistis, detail, dokumenter.
Di Belgia komik dianggap sebagai “seni ke sembilan”, maka tak heran Belgia melahirkan banyak kartunis karena kombinasi tradisi seni visual, dukungan penerbit, penerimaan budaya, dan tokoh ikonik yang membuka jalan. Di sana, komik bukan sekadar bacaan ringan, melainkan bagian dari warisan budaya yang dihargai setara dengan seni rupa dan sastra.
Smurf - Peirre Culliford
Gaya dan Ciri Khas Bande dessinée
- Ligne claire (Clear Line): Garis bersih, warna datar, mudah dibaca. Dipopulerkan oleh Hergé (Georges Remi)
- Spirou School: Lebih dinamis, ekspresif, penuh humor.Dikembangkan oleh Jijé (Joseph Gillain) dan André Franquin.
- Album Format: Biasanya 48–64 halaman, dicetak berkualitas tinggi, dan dijual seperti buku.
- Genre beragam : Humor slapstik sehari-hari, petualangan, sejarah, fantasi, aviasi, hingga satire sosial-politik.
Achille Talon - Michel Regnier
Resume Sejarah Singkat Bande dessinée
- 1930-an : Belgia melahirkan Tintin (Hergé, 1929) dan Spirou (1938). Ini menjadi fondasi tradisi komik modern Eropa.
- 1945–1960 Pasca Perang Dunia II : Majalah Spirou dan Tintin berkembang pesat, melahirkan tokoh seperti Lucky Luke, Smurfs, dan Bob et Bobette.
- 1959 Era Majalah Pilote (1959) : Di Prancis, Astérix lahir, bersama Tanguy et Laverdure. Majalah ini jadi wadah kreator muda.
- 1960–1980 : Diversifikasi genre Western (Blueberry), humor (Agent 212), fantasi (Smurfs), aviasi (Buck Danny, Tanguy et Laverdure).
- 1980–2000 : Muncul komik dewasa dan novel grafis, dengan tokoh seperti Moebius (L’Incal).
- 2000–sekarang : Tradisi Franco-Belgia tetap hidup lewat festival Angoulême, penerbitan ulang klasik, dan adaptasi film/animasi.
Lucky Luke - Morris
25 Bande dessinée klasik (Legenda Abadi) menurut saya
- The Adventures of Tintin, karya Hergé, Casterman Belgia 1929.
- Astérix, karya René Goscinny/Albert Uderzo Dargaud, Hachette Prancis 1959.
- Lucky Luke, karya Morris (kemudian Goscinny), Dupuis/Dargaud Belgia 1946.
- Spirou et Fantasio, karya Rob-Vel/Franquin, Dupuis Belgia 1938 (termasuk Marsupilami dan Zorglub).
- Gaston Lagaffe, karya André Franquin, Dupuis Belgia 1957.
- Smurf (Les Schtroumpfs) karya Peyo-Pierre Culliford, Dupuis Belgia 1958.
- Johan & Pirlouit, karya Peyo (Pierre Culliford), Dupuis Belgia 1952.
- Blake & Mortimer, karya Edgar P. Jacobs, Le Lombard Belgia 1946.
- Ric Hochet, karya Tibet, Le Lombard Belgia 1955.
- Nero, karya Marc Sleen, Standaard Uitgeverij Belgia 1947.
- Suske en Wiske, karya Willy Vandersteen, Standaard Uitgeverij Belgia 1945.
- Cubitus, karya Dupa, Le Lombard, Belgia 1968.
- Steven Sterk (Benoît Brisefer), karya Peyo, Dupuis Belgia 1962.
- Achille Talon, karya Greg-Michel Regnier, Dargaud Prancis 1963.
- Blueberry, karya Jean-Michel Charlier Moebius, Dargaud Prancis 1963.
- Valérian & Laureline, karya Mézières & Christin, Dargaud Prancis 1967.
- Corto Maltese, karya Hugo Pratt, Casterman Italia/Prancis 1967.
- Michel Vaillant, karya Jean Graton, Le Lombard Prancis 1957.
- Bob Napi Badung (Bobo Francoval) karya Paul Deliège, Dupuis Belgia 1961.
- Agen Polisi 212 (L'Agent 212), karya Raoul Cauvin/Daniel Kox, Dupuis Belgia, 1975.
- Tanguy et Laverdure, karya Charlier & Uderzo, Dargaud Prancis 1959 .
- Iznogoud, karya Goscinny & Tabary, Dargaud Prancis 1962
20 Bande dessinée Modern :
- Thorgal, karya Van Hamme & Rosinski, Le Lombard Belgia 1977.
- XIII, karya Van Hamme & Vance, Dargaud Belgia 1984.
- Jeremiah, karya Hermann, Dupuis Belgia 1979.
- Persepolis, karya Marjane Satrapi, L'Association Prancis 2000.
- Mortelle Adèle, karya Mr Tan Bayard, Jeunesse Prancis 2012.
- Les Enfants de la Résistance, karya Dugomier, Ers Le Lombard Belgia 2015.
- Les Sisters, karya Cazenove, William Bamboo Prancis 2006.
- Lanfeust de Troy, karya Arleston/Tarquin, Soleil Prancis 1994.
- Trolls de Troy, karya Arleston/Mourier, Soleil Prancis 1997.
- Sillage, karya Morvan Buchet, Delcourt Prancis 1998.
- Aldebaran (Cycles), karya Leo Dargaud, Brasil/Prancis 1994.
- De Cape et de Crocs, karya Ayroles/Masbou, Delcourt Prancis 1995.
- Les Nombrils, karya Delaf/Dubuc, Dupuis Kanada/Prancis 2006.
- Lou!, karya Julien Neel, Glénat Prancis 2004.
- Titeuf, karya Zep, Glénat Swiss 1992.
- Kid Paddle, karya Midam, Dupuis Belgia 1993.
- Mélusine, karya Gilson/Clarke, Dupuis Belgia 1995.
- Blacksad, karya Juan Díaz Canales/Juanjo Guarnido, Dargaud Spanyol/Prancis 2000.
- Le Monde Sans Fin, karya Jancovici/Blain, Dargaud Prancis 2021.
- L'Arabe du futur (The Arab of the Future), karya Riad Sattouf Allary Éditions Prancis 2014
Eh daftar ini bisa berubah tergantung selera dan niche penggemar komik Belgia ya..
Kalau kau suka yang mana?
Ada yang mau menambahkan?
Tulisan lain :
- Gambar gambar ilustrasi dari duckduckgo, kredit milik penerbitnya.





Posting Komentar