Sedikit tentang Desainer Total Terbaik
13 Mar 2026 by yoxx
Kalau pas wira-wiri ketemu arsitek, furniture designer, product designer, pendidik di kelas desain hingga drafter, pasti obrolan kita tak jauh dari siapa arsitek (starchitect) atau desainer terbaik saat ini.
Desainer yang hebat bukan hanya tahu cara membuat, tapi tahu apa yang perlu dibuat, mengapa, dan bagaimana produk itu akan dirasakan.
Mereka tidak hanya mendesain bentuk, tapi memahami perilaku manusia, konteks budaya, dan fungsi sosialnya.
Leonardo da Vinci menulis dalam Codex Atlanticus bahwa “saper vedere” adalah dasar dari semua ilmu dan seni.
Leonardo da Vinci menyebut "Saper vedere" sebagai kemampuan untuk melihat dan memahami dunia dari berbagai sudut (mirip konsep Jerman : Gesamtkunstwerk) yang berarti “seniman/ desainer total” yang mengintegrasikan berbagai medium dalam satu visi.
Istilah paling umum untuk desainer total yang bekerja lintas bidang desain (arsitektur, produk, grafis) kadang disebut sebagai:
Gesamtkünstler, Architect-Designer, Design Polymath, Cross-over Designer, Multidisciplinary Designer, Multidisciplinary Designer.
Setidaknya ini desainer total terbaik menurut banyak praktisi:
Zaha Hadid
Meskipun starchitect ini telah meninggal pada 2016, karyanya yang futuristik dan organik terus mempengaruhi dunia arsitektur dan produk desain.
Zaha Hadid memulai kariernya sebagai arsitek di bawah bimbingan Rem Koolhaas. Setelah itu mendirikan biro arsitekturnya sendiri pada tahun 1980, ia mulai memenangkan berbagai kompetisi desain dan mengerjakan proyek dengan ciri khas desain postmodern yang dekonstruktif, bebas, dan fluid. Selain arsitektur, ia juga berkreasi menciptakan furnitur, interior, fashion, aksesori, dan instalasi.
Karya ikonisnya antara lain Rosenthal Centre for Contemporary Art, VorteXX Chandelier, Moon System Sofa, serta kolaborasi dengan Lacoste, Louis Vuitton, Melissa Shoes, United Nude, Chanel Runway, Blohm+Voss Superyacht, dan berbagai produk perhiasan.
Patricia Urquiola
Patricia Urquiola adalah arsitek dan desainer asal Spanyol, lulusan Universidad Politécnica de Madrid dan Politecnico di Milano di bawah bimbingan Achille Castiglioni. Sebelum mendirikan studionya sendiri, ia sempat menjadi partner di berbagai studio ternama. Karyanya memadukan elemen klasik dengan detail, tekstur, dan warna sederhana yang segar, membuatnya memenangkan banyak penghargaan. Ia mendesain furnitur, lighting, interior, serta aksesori dan fashion.
Beberapa karyanya: Caldera-Pontos untuk Alessi, Crinoline Armchair, Caboche Pendant Chandelier, Kartell Rug Tile, serta kolaborasi dengan B&B Italia, Kettal, Salvatore Ferragamo, Tracey Neuls, LV Swing Jellies, dan GMT Watch Family untuk Maurice Lacroix
Philippe Starck
Philippe Starck adalah starchitect dan desainer multidisiplin asal Prancis yang membaktikan hidupnya untuk menciptakan karya yang mempermudah kehidupan manusia. Ia dikenal dengan ide-ide vital dan esensial, serta menjadi orang Prancis pertama yang diundang sebagai pembicara konferensi TED. Karyanya meliputi produk fashion, furnitur, arsitektur, hingga teknologi.
Beberapa karya ikonis: Puma Bodywear, Samsonite Attache, LV Bag, Alain Mikli Glasses, Fossil Watch, Asahi Flamme d'Or Building di Jepang, Parrot Speaker, Baccarat Marie Coquine Chandelier, Voxan Super Naked Motorbike, serta kolaborasi dengan Nina Ricci, Ballantyne Clothing, dan Eiffel Chair serta beberapa private label furnitur.
Marcel Wanders
Marcel Wanders, lulusan ArtEZ Institute of the Arts Arnhem dengan predikat cum laude, adalah salah satu pendiri label furnitur Moooi. Ia dikenal dengan pendekatan desain holistik yang menyatukan perancang dan pengrajin. Penyabet gelar Designer of the Year ELLE Decoration Design Awards 2006.
Wanders menghasilkan karya lintas bidang seperti Egg Vase untuk Alessi, Marks & Spencer Print Ad Collection, Knotted Chair untuk Alessi, Flos, Baccarat dan Moooi, Mondrian Hotel South Beach, Andaz Amsterdam Prinsengracht, Kameha Grand Zurich
Thomas Heatherwick
Thomas Heatherwick, lulusan Royal College of Art, mendirikan studio yang memadukan arsitektur, desain produk, sculpturing, dan urban planning. Dikenal imajinatif dan inovatif, ia disebut Terence Conran sebagai "Leonardo da Vinci masa kini".
Karya ikonisnya: Garden Bridge , Bleigiessen Installation, Teesside Vents, Paternoster Power Station , Seed Cathedral (UK Pavilion, World Expo Shanghai), London Olympic Cauldron, Longchamp Zip Bag, serta desain London Double Decker Bus .
Benjamin Hubert
Benjamin Hubert, lulusan Loughborough University, mendirikan studio LAYER. Ia menghasilkan karya berdasarkan analisa kegunaan, material, sustainability, dan proses reduksi visual. Produk-produknya sederhana namun fungsional.
Karya: Plicate Watch, Nava Bag, Amass Modular Installation, Pod Chair, Heavy Light, Seams Ceramic untuk Bitossi Ceramiche.
Frank Gehry
Frank Gehry disebut sebagai bapak arsitektur post modem/dekonstruksi. Dengan gaya dekonstruktif, funk, dan avant-garde, Ia mendobrak pakem "form follows function" dengan menjadikan bentuk sebagai pemeran utama. Selain bangunan, ia juga mendesain produk industri, fashion, dan instalasi seni.
Karya ikonis: Guggenheim Museum Bilbao, Walt Disney Concert Hall (Los Angeles), Grammy Awards Poster, Cross Chair & Mama Cloud Lighting, serta kolaborasi dengan JM Weston Shoes, Prada Hat untuk Lady Gaga, Fossil Positive/Negative Watch, Tiffany & Co Jewelry .
Jean Nouvel
Jean Nouvel, lulusan École nationale supérieure des Beaux-Arts Paris, memulai karier sebagai desainer pameran seni dan teater. Ia dikenal berani bereksperimen dan telah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi.
Karya: Louvre Abu Dhabi, Georg Jensen Cutlery, YSL Bottle, Oxymore Chair untuk Figueras, SKIN Seating Molteni & C, serta berbagai proyek arsitektur dan desain produk.
Bjarke Ingels
Lulusan Royal Danish Academy of Fine Arts, School of Architecture dan Escola Tècnica Superior d’Arquitectura, Barcelona ini dikenal dengan pendekatan inovatif yang menggabungkan keberlanjutan dan estetika modern. Ia mendirikan BIG (Bjarke Ingels Group) dan terlibat dalam berbagai proyek arsitektur serta desain produk lintas bidang.
Bjarke Ingels dikenal dengan filosofi "Yes is More" dan "hedonistic sustainability", yaitu menggabungkan keberlanjutan dengan kesenangan hidup. Ia juga pernah bekerja di OMA (Office for Metropolitan Architecture) bersama Rem Koolhaas sebelum mendirikan BIG.
Dia terkenal dengan karya inovatif seperti : VM Houses, Mountain Dwellings, 8 House, VIA 57 West di Manhattan, Superkilen Park, Amager Resource Center (ARC), Google North Bayshore HQ (California, bersama Thomas Heatherwick), Lego House (Billund, Denmark), Superkilen Park Copenhagen, Jinji Lake Pavilion, Piranesian HQ and Park Copenhagen, Gastronomy Open Ecosystem (GOe) San Sebastián, Bang & Olufsen Speaker, Armadillo Tea Pavilio, LEGO House Bilund, Gople Suspension pendant lamp
Rem Koolhaas
Rem Koolhaas adalah arsitek asal Belanda, pendiri OMA (Office for Metropolitan Architecture). Ia juga dikenal sebagai teoritikus arsitektur dengan buku Delirious New York dan S,M,L,XL.
Karya-karya ikoniknya : China Central Television (CCTV) Ikon arsitektur modern dengan bentuk loop raksasa, simbol inovasi struktural. Seattle Central Library, Casa da Música, Porto, Embassy of the Netherlands, Berlin, De Rotterdam, Belanda, Educatorium, Utrecht, Kunsthal, Rotterdam, Knoll Furniture Collection, OMA Tools for Knoll, Prada Store Elements
Tom Dixon
Desainer Inggris yang terkenal dengan desain furnitur dan pencahayaan yang unik. Dia menjadi desainer secara otodidak setelah belajar teknik pengelasan untuk memperbaiki sepeda motor. Kini ia dikenal sebhgai desainer furnitur dan pencahayaan yang unik, serta menerima gelar OBE dari Kerajaan Inggris.
Karya: Aimasia Residence, Eclectic Watch, Paper Mâché Bull Sculpture, serta berbagai furnitur dan aksesori.
Nendo (Oki Sato)
Oki Sato lulus dari jurusan Arsitektur di Waseda University, Tokyo pada tahun 2002, lalu mendirikan studio Nendo pada 2002. Studio ini menghasilkan karya lintas disiplin: arsitektur, interior, produk industri, furnitur, instalasi, grafis, fashion, dan aksesori.
Karya: Tokyo Olympic Cauldron, ACUO Packaging untuk Logitech, COS Zipper Collaboration, ACUO-Lotte Installation, Porter Bag, Camper Shoes, Tod’s Collaboratio, Theory Melrose Interior, Beetle Shoes, serta berbagai jam tangan dan kacamata.
Karim Rashid
Karim Rashid adalah desainer multidisiplin dengan lebih dari 3000 desain dan 300 penghargaan di 40 negara. Dikenal dengan desain yang futuristik, digital pop dan penggunaan warna-warna cerahselain itu Karim Rashid aktif merancang bangunan melalui Karim Rashid Inc.
Karya: Hotel Semiramis, Nhow Berlin Lobby Redux, Kubo House, Gemma Chair untuk B&B Italia, Nooka Watch, Issey Miyake Watches, Abbey Branch Bag, Melisa Shoes, Alessi Spacetime Lamp,serta kolaborasi dengan Davidoff, Georg Jensen, Sceye Glasses .
Norman Foster
Norman Foster adalah starchitect Inggris yang terkenal dengan desain bangunan hijau dan ramah lingkungan, serta proyek-proyek berkelanjutan di seluruh dunia.
Karya-karyanya : Foster 500, SkyCycle (London), Desain pesawat ringan, furnitur untuk Walter Knoll dan Emeco. Kursi aluminium untuk Emeco, Masterplan Masdar City.
Yves Béhar
Yves Béhar adalah pendiri "Fuseproject", firma desain industrial dan branding. Lulusan Art Center College of Design ini pernah bekerja di perusahaan high-tech Silicon Valley sebelum mendirikan studionya sendiri. Ia merancang produk industri, furnitur, fashion, peralatan olahraga, aksesori, instalasi, dan branding.
Karya-karyanya antara lain: Clever Little Bag untuk Puma, Birkenstock Footprint Clogs, Jawbone, Swarovski, GE WattStation, Samsung Voyage Chandelier, Flos Zeppelin Lamp, Knotted Chair, serta desain interior untuk Andaz Hotel
Jony Ive
Mantan Chief Design Officer di Apple, terkenal dengan desain produk-produk ikonik seperti iPhone dan MacBook, Apple Stores, Apple Park (bersama Foster + Partners) dan Ferrari Luce bersama Ferrari. selengkapnya baca disini>>
Naoto Fukasawa
Dikenal dengan desain yang minimalis dan fungsional, terutama dalam produk elektronik dan furnitur.
±0 Humidifier, Muji CD Player, Issey Miyake Watch, B&B Italia Papilio Chair, Maruni Hiroshima Chair, furnitur untuk Magis, HUT Muji shops.
Ron Arad
Ron Arad, lulusan Bezalel Academy of Arts and Design di Yerusalem dan Architectural Association School of Architecture di London, mendirikan studio desain dan arsitektur pada 1981. Ia pernah menjabat kepala departemen desain produk di Royal College of Art London. Karyanya banyak menggunakan material beton dan metal.
Beberapa karya: Bookworm Bookshelf, Lolita Vortex Chandelier, Mediacitie Building, In Reverse Book, Look No Hands Watch untuk Alessi, PQ Eyewear, Zipflop Shoes untuk Fitflop, serta instalasi Swarovski. Tel Aviv Opera House Extension, Design Museum Holon (2010), Yad Lebanim Memorial di Tel Aviv.
Hella Jongerius
Desainer Belanda yang terkenal dengan pendekatan eksperimental dan penggunaan bahan-bahan yang tidak konvensional.
Polder Sofa (Vitra), Colour & Material Library, Red/Blue Chair reinterpretation Gerrit Rietveld), Jongeriuslab Projects studio riset, Pameran “Breathing Colour” Design Museum.
Ada yang mau menambahkan?
Tulisan terkait :
- Foto kolase ilustrasi diambil dari Pinterest, Kredit milik fotografernya.
#Gesamtkünstler #ArchitectDesigner #DesignPolymath #CrossOverDesigner #MultidisciplinaryDesigner #MultidisciplinaryDesigner #starchitect #desainerlampu #totaldesain #Gesamtkunstwerk



















Posting Komentar