Sambal berfungsi sebagai penambah selera makan.
Kepedasan yang diukur dalam skala scoville dianggap memberi sensasi yang membuat makanan lebih “hidup” dan menggugah selera. Pada Maret 2025 empat sambal Indonesia masuk daftar 50 saus terlezat dunia versi TasteAtlas.

Fenomena makan dengan sambal sangat lekat dalam budaya kuliner Indonesia, 
Cabai atau chili bukan tanaman asli Indonesia, chili berasal dari benua Amerika dan dibawa ke Nusantara oleh penjelajah Spanyol dan Portugis pada abad ke-16.
Terasi berasal dari pesisir Jawa dan Bali karena masyarakat di sana sudah lama memanfaatkan udang rebon dan ikan kecil yang melimpah untuk difermentasi dan dijadikan pasta untuk upeti kepada raja sejak abad ke-8. Dalam naskah Carita Purwaka Caruban Nagari, disebutkan bahwa Ki Danusela (Pangeran Walangsungsang, pendiri Kesultanan Cirebon) bersama istrinya Nyi Arumsari adalah tokoh pertama yang membuat terasi pada abad ke-14–15.
Belacan adalah hasil fermentasi udang, seperti terasi, hanya belacan lebih populer di Sumatera, Kalimantan dan Semenanjung Malaka. Belacan muncul lebih belakangan, tercatat sejak awal abad ke‑19 dan dijuluki “Malacca cheese”

Total sambal di Indonesia ada :
  • 322 masakan bernama sambal
  • 257 ragam sambal yang sesuai definisi sebagai pelengkap makanan
  • 212 ragam sambal diketahui asal daerahnya
Persebaran sambal berdasarkan wilayah ( Wilayah | Jumlah Sambal)
  • Sumatera 54
  • Jawa & Madura 113
  • Bali 6
  • Nusa Tenggara 22
  • Kalimantan 11
  • Sulawesi 6
  • Papua & Maluku 5


Sambal di Indonesia bukan cuma soal pedas, tapi juga soal identitas daerah. Ada sambal yang mentah, ditumis, diasap, bahkan dicampur buah atau ikan. 

Sambal Indonesia paling komersial :
  • Sambal Terasi (Cirebon hingga Rembang) : Ikonik, rasa khas Indonesia, banyak diproduksi dalam botol/jar kemasan.
  • Sambal Bawang (Surabaya): Praktis, cocok untuk berbagai lauk, populer di Jawa Timur
  • Sambal Ijo (Padang) : Segar, pedas khas Minang, sering dikemas untuk pasar nasional.
  • Sambal Roa (Manado) : Unik dengan ikan roa asap, jadi oleh-oleh khas Sulawesi.
  • Sambal Balado (Padang) : Populer di rumah makan Padang, banyak versi kemasan.
  • Sambal dabu-dabu (Manado)
  • Sambal lado mudo (Padang)

Beberapa contoh sambal unik:
  • Sambal ganja dari Aceh :   menggunakan udang dan jeruk limau.
  • Sambal andaliman dari Batak : menggunakan rempah khas yang bikin lidah kebas.
  • Sambal matah dari Bali : mentah, segar, dan wangi.
  • Sambal rusip dari Bangka : fermentasi ikan.
  • Sambal tempoyak dari Palembang : fermentasi durian.
  • Sambal belacan terung asam dari Bengkalis, Riau

Nah, apa sambal favoritmu? 

Tulisan terkait :



data dari ugm dan detikfood
foto ilustrasi dibuat oleh Dall-E3

#sambal #sambel #chilisauce #shrimppaste #terasicirebon #sambalheinzabc #sambalburudy



0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkomentar